Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Minat pemodal terhadap saham-saham baru di pasar perdana atau initial public offering (IPO) tetap tinggi. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Hingga Pekan ke-2 Juli, 32 Perusahaan Listing di BEI

Sabtu, 13 Juli 2019 | 07:51 WIB

JAKARTA, investor.id –Sejak awal tahun hingga pekan kedua Juli 2019 ini, tercatat 32 perusahaan telah melakukan pencatatan saham perdana (listing) melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang tahun ini BEI menargetkan 57 perusahaan listing di bursa.

Berdasarkan data BEI, seperti dilansir Beritasatu.com, sepanjang pekan ini sendiri atau periode 8-12 Juli 2019, ada 11 perusahaan listing di pasar modal.

Diawali pada Senin (8/7/2019), tiga perusahaan yaitu PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), resmi menjadi perusahaan tercatat ke-22, ke-23 dan ke-24 pada tahun 2019.

Pada Selasa (9/7/2019), giliran empat perusahaan resmi mencatatkan sahamnya, yaitu PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) secara berurutan menjadi perusahaan tercatat ke-25, ke-26, ke-27 dan ke-28 pada tahun 2019.

Selanjutnya, pada Rabu (10/7/2019) BEI kedatangan dua perusahaan, yaitu PT Inocycle Technology Indonesia Tbk (INOV) dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) keduanya menjadi perusahaan tercatat ke-29 dan ke-30 pada tahun 2019.

Kemudian, pada Kamis (11/7/2019) PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk. dengan kode saham SMKL resmi menjadi perusahaan tercatat ke-31 pada tahun 2019 dan pada akhir pekan Jumat (12/7/2019) PT Hensel Davest Indonesia Tbk. dengan kode saham HDIT resmi menjadi perusahaan tercatat ke-32 pada 2019.

Direktur Penilaian Perusahaan, BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan sepanjang tahun ini BEI menargetkan 75 pencatatan efek baru. Dari 75 itu berasal dari obligasi, hingga kontrak investasi koletif (KIK), dan sisanya sekitar 57 perusahaan dari emiten saham IPO.

"Sahamnya kita harapkan proporsi yang terbesar tidak kurang dari 57 kemarin itu saja sudah 75 persen dari 75,” kata I Gede Nyoman Yetna.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN