Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat IPO Tetap Tinggi

Minat IPO Tetap Tinggi

IPO, Golden Flower Jual 20% Saham

C01, Senin, 20 Mei 2019 | 10:16 WIB

JAKARTA – PT Golden Flower berencana melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 150 juta saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perusahaan garmen ini akan menyerap dana IPO untuk kebutuhan modal kerja perseroan.

Golden Flower menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran awal (bookbuilding) dimulai pada Jumat 17 Mei hingga 27 Mei mendatang.

Perseroan berharap pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 14 Juni 2019 dan masa penawaran umum akan dilakukan pada 17-20 Juni 2019. Sedangkan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Juni 2019.

“Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum akan digunakan untuk modal kerja termasuk tidak terbatas pada pembelian bahan baku, biaya produksi, biaya operasional, biaya pemasaran dan lain lain,” ungkap manajemen dalam pengumuman resmi, Jumat (17/5).

Sebagai informasi, saat ini pemegang saham perseroan adalah PT Profashion Apparel sebanyak 99,99%. Golden Flower telah memproduksi garmen dengan pengalaman lebih dari 39 tahun. Produk perseroan banyak dipesan oleh merek-merek ternama di luar negeri seperti Michael Kors, Calvin Klein, Tommy Hilfiger, DKNY dan American Eagle.

Tahun lalu, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 438,46 miliar, naik 0,16% dibandingkan periode sama 2017 yang sebesar Rp 437,76 miliar. Sejalan dengan itu, perseroan berhasil mengantongi laba bersih sebanyak Rp 8,86 miliar, tumbuh dari Rp 8,2 miliar pada periode sama 2017.

Adapun, jumlah asset perseroan per 31 Desember 2018 sebesar Rp 315,72 miliar. Jumlah liabilitas dan ekuitas masing-masing sebesar Rp 203,43 miliar dan Rp 112, 29 miliar. Sementara itu, Golden Flower merupakan satu dari 25 calon emiten yang tercatat di daftar pipeline IPO BEI per 17 Mei 2019. Mayoritas dari calon emiten ini menggunakan dasar valuasi laporan keuangan 31 Desember 2018.

Dua puluh lima emiten tersebut, antara lain PT Net Visi Media, PT Arkha Jayanti Persada, PT Itama Ranoraya, PT Berkah Prima Perkasa, dan PT Envy Technologies Indonesia. Lalu, terdapat PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Selanjutnya, PT Fuji Finance Indonesia yang bergerak di sektor keuangan menjadi satu-satunya yang menggunakan dasar valuasi laporan keuangan Maret 2019.

Kemudian, PT Satyamitra Kemas Lestari dan PT Inocyle Technology Group yang bergerak di sektor industri dasar dan kimia.

Di sektor properti, ada PT Andalan Sakti Primarindo, PT DMS Propertindo, PT Hotel Fitria International, dan PT Bima Sakti Pertiwi. Sedangkan di sektor pertambangan, PT Ifishdeco dan PT Dana Brata Luhur juga berniat IPO.  

Baca selanjutnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA