Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pegawai melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pegawai melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

IPO, Palma Serasih Lepas 4 Miliar Saham

Thereis Love Kalla, Senin, 4 November 2019 | 12:45 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Palma Serasih Tbk berencana menggelar penawaran umum perdana (Initial Public Offfering/ IPO) saham dengan melepas sebanyak-banyaknya 4 miliar saham atau setara dengan 20% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan, Palma Serasih menawarkan saham barunya di kisaran harga Rp 103 hingga Rp 110. Perseroan menargetkan pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 25 November 2019.

Adapun dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk meningkatkan modal di beberapa entitas anak usahanya yakni, sebanyak 38,5% akan disertakan pada Nusaraya, sebesar 26,83% ditempatkan pada Bumikaltim, sebesar 13.90% disetorkan pada Global, serta ditempatkan pada Nusantara sekitar 19,50%, dan ditempatkan pada Energitama sebesar 9,27%.

Menurut manajemen perseroan, anggaran belanja modal (capital expenditurecapex) akan dialokasikan pada penambahan lahan, bangunan dan infrastruktur, mesin dan kendaraan alat berat yang menunjang operasional perusahaan.

“Perseroan berencana untuk mendanai belanja modal perseroan melalui kombinasi arus kas dan aktivitas operasi, aktivitas pendanaan dan pasar modal,” jelas manajemen perseroan dalam prospektus, di Jakarta, Senin (4/11).

Perseroan telah menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Masa penawaran awal (bookbuilding) akan dilaksanakan mulai Rabu, 6 November hingga 8 November. Perseroan berharap pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 15 November 2019, sehingga masa penawaran umum bisa dilakukan pada 19 November.

Sebagai informasi, anak usaha perseroan yakni Nusaraya, Bumikaltim, Global dan Energitama melakukan kegiatan operasional yang bergerak di bidang perkebunan dan industri pengolahan minyak kelapa sawit. Kegiatan usaha entitas anak tersebut meliputi pengembangan perkebunan kelapa sawit dan pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit, dan inti kelapa sawit.

"Produk utama dari entitas anak adalah tandan buah segar yang kemudian di proses menjadi minyak kelapa sawit,” tulis manajemen perseroan.

Hingga saat ini komposisi pemegang saham perseroan terdiri dari Jalinan sebanyak 48,75%, Holdico sebesar 41,25%, dan Budiono sebesar 10%.  

Kinerja Perseroan

Sementara itu perseroan membukukan penjualan neto sebesar Rp 295,84 miliar hingga Mei 2019 naik 7,11% dibanding periode Mei tahun lalu sebesar Rp 27,62 miliar. Sejalan dengan itu, laba usaha tercatat naik menjadi Rp 3,1 miliar dari sebelumnya mencatatkan rugi sebesar Rp 9,08 miliar pada Mei 2018.

Disisi lain, beban keuangan perseroan tercatat sebesar Rp 60 miliar atau naik 55,44% dibanding Mei tahun lalu sebesar Rp 38,60 miliar. Kenaikan beban keuangan memicu rugi neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 51,61 miliar naik 39,64% dari sebelumnya sebesar Rp 36,96 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan sebesar Rp 2,75 triliun pada Mei 2019 turun 17,91% dibanding periode Desember tahun lalu sebesar Rp 3,35 triliun. Total aset berasal dari aset lancar sebesar Rp 364 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp 2,39 triliun.

Sementara total liabilitas perseroan hingga Mei 2019 tercatat sebesar Rp 1,76 triliun yang dikontribusi dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 194 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 1,57 triliun.

Palma Serasih melakukan kegiatan usaha sebagai perusahaan holding yang dari entitas anak yang bergerak dalam bidang perkebunan dan dan industri pengolahan minyak kelapa sawit, serta memberikan jasa konsultasi manajemen meliputi perumusan strategi, kebijakan, serta perencanaan terkait operasional.

Disamping itu mulai tahun buku 2020 perseroan menjanjikan akan membagikan dividen sebanyak-banyaknya 30% dari laba bersih.   

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA