Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mas akan IPO sebanyak 15% saham

Bank Mas akan IPO sebanyak 15% saham

IPO Saham Bank Mas Bidik Dana Rp 774,7 Miliar

Senin, 7 Juni 2021 | 16:44 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Multiartha Sentosa Tbk atau Bank Mas yang merupakan perusahaan dari Wings Group berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Total dana yang ditargetkan dari aksi korporasi ini berkisar Rp 774,7 miliar.

Berdasarkan prospektus yang disampaikan pada Senin, (7/6), perseroan berencana melepas 186,17 juta saham atau setara dengan 15% dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan. Sedangkan harga nominal IPO saham tersebut ditetapkan Rp 1.000 dan harga penawaran mencapai Rp 3.000-4.000 per saham.

Bersamaan dengan pelaksanaan IPO, perseroan juga menerbitkan 186,17 juta Waran Seri I atau 17,65% dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan. Namun Bank Mas belum menentukan harga pelaksanaan dari Waran tersebut.

Sesuai rencana, Bank Mas akan melakukan masa penawaran awal pada 7-15 Juni 2021. Kemudian, perseroan berharap mendapatkan pernyataan efektif pada 21 Juni 2021.

Lalu, masa penawaran umum pada 23-25 Juni 2021, distribusi secara elektronik pada 28 Juni 2021 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Juni 2021. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dari IPO adalah PT BCA Sekuritas. Sedangkan penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

Adapun dana dari IPO saham tersebut akan digunakan perseroan untuk memperkuat permodalan. Hal ini sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2020 tentang pemenuhan modal inti minimal Rp 3 triliun.

Sebagai bagian dari penguatan modal itu, perseroan akan menggunakan 85% dari dana IPO untuk penyaluran kredit. Sementara 15% lainnya untuk pengembangan digital banking yang akan dilaksanakan pada 2021-2022.

Dalam pengembangan digital banking ini, perseroan masih dalam tahap melakukan pemilihan vendor. Setelah tahap ini, perseroan akan mulai mengembangkan digital banking berupa pengembangan layanan self-service pada kantor bank, customer onboarding, serta pengembangan layanan virtual account, QR code debit, cardless cash withdrawal.

Adapun Bank Mas merupakan bagian dari Wings Group. Pada 2013, Wings Group melalui PT Lumbung Artakencana mengakuisisi dua pemegang saham Bank Mas, yakni PT Danabina Sentana dan PT Multi Anekadana Sakti. Saat ini, Danabina Sentana menggenggam 70% saham Bank Mas dan sisanya dikuasai Multi Anekadana sebanyak 25% saham. Sedangkan 5% sisanya dimiliki oleh PT Halim Sakti.

Setelah IPO, kepemilikan Danabina Sentana akan berkurang menjadi 59,5% dan Multi Anekadana menjadi 21,25%. Sementara Halim Sakti menjadi 4,25%. Sisanya akan dimiliki masyarakat 14,85% dan karyawan 0,15%.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN