Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tijili Benoa Warung Bamboo Beach

Tijili Benoa Warung Bamboo Beach

IPO Saham Nara Hotel Ditunda Hingga Kondisi Pasar Membaik

Parluhutan Situmorang, Kamis, 26 Maret 2020 | 09:37 WIB

JAKARTA,Investor.id - PT Nara Hotel Internasional memutuskan penundaan pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham bulan ini. Aksi korporasi tersebut kemungkinan dilanjutkan kembali pada Juni 2020 atau setelah pasar modal mulai membaik.

"Berdasarkan keputusan rapat direksi dan komisaris bahwa IPO saham perseroan tidak akan dilakukan bulan ini. Keputusan tersebut dipengaruhi atas kondisi pasar modal yang sedang bergejolak. Kami tunggu momen tepat untuk melakukan IPO saham lagi," kata Direktur Utama Nara Hotel Internasional Adrianus Daniel Sulaiman melaui keterangan resmi diterima Investor Daily di Jakarta, Rabu (25/3).

Perseroan sebelumnya telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait IPO saham pada 31 januari 2020. Nara Hotel awalnya berniat untuk menerbitkan 2 miliar saham baru atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga pelaksanaan Rp 101 per saham.

Dia melanjutkan, Nara Hotel tetap merencanakan pengulangan proses IPO saham tersebut, namun dengan menggunakan buku laporan keuangan Desember 2019, sehingga target IPO saham diundur hingga paling lambat Juni 2020. Perseroan juga telah mengirimkan surat pembatalan IPO saham tersebut kepada regulator pasar modal pada 23 Maret 2020.

Kepala Divisi Jasa Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Hartati Handayani sebelumnya mengatakan, Nara Hotel telah mengirimkan surat permohonan pembatalan pendaftaran efek bersifat ekuitas kepada KSEI. "Dengan dilakukannya pembatalan penawaran umum perdana saham tersebut, maka perjanjian pendaftaran efek bersifat ekuitas Nara Hotel dengan KSEI telah berakhir," ujarnya.

Selain menunda IPO saham dalam waktu dekat, Daniel mengatakan, Nara Hotel berencana mengganti penjamin dan pelaksana efek IPO Nara saham dari sebelumnya dimandatkan kepada PT Magenta Kapital Sekuritas Indonesia. “Kami sedang cari penjamin dan pelaksana efek yang baru untuk membantu IPO Nara selanjutnya. Perseroan juga sedang bernegosiasi dengan investor domestik dan asing terkait pemasaran IPO saham perseroan ke depan," ungkap Daniel.

Dia mengatakan, perusahaan akan menerapkan beberapa strategi baru akibat penundaan pelaksanaan IPO saham hingga akhir semester I tahun ini. Nara akan melakukan konsolidasi perusahaan dalam hal strategi untuk bisnis berkelanjutan, sekaligus fokus pada menjaga stabilitas keuangan perusahaan, dan untuk mencari pertumbuhan perusahaan dari ekspansi bisnisnya.

"Kami akan mengambil strategi baru dengan keadaan market yang sedang kurang kondusif. Perusahaan tetap akan bekerja keras untuk meraih kontrak-kontrak baru yang tidak terkena dampak corona. Kami juga menghitung risiko dalam kondisi ekonomi yang kurang baik, sehingga perusahaan dapat to be sustain dan survive dalam kondisi ekonomi yang kurang baik," papar Daniel.

Nara Hotel juga sedang melakukan penjajakan dengan beberapa perusahaan dan pemilik properti di Indonesia yang akan memberikan pengelolaan propertinya kepada Nara Hotel. Selain itu, penjajakan untuk sembilan proyek baru pengelolaan properti hotel, beach club, dan hunian vertikal tetap dijalankan. "Kami berdoa semoga ekonomi Indonesia segera pulih. Intinya tanpa IPO saham, Nara harus tetap jalan," ujar Daniel.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN