Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ladangbaja Murni akan menggelar IPO saham dengan target dana Rp 22-27 miliar

Ladangbaja Murni akan menggelar IPO saham dengan target dana Rp 22-27 miliar

Ladangbaja Murni Bidik Dana IPO Saham Rp 22-27 Miliar

Rabu, 28 April 2021 | 10:53 WIB
Lona Olavia


JAKARTA, Investor.id - PT Ladangbaja Murni Tbk akan menggelar penawaran umum perdana (intial public offering/IPO) saham dengan target dana Rp 22-27 miliar. Perseroan akan melepas sebanyak 200 juta saham atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, produksi baja, dan turunan baja tersebut mematok kisaran harga penawaran Rp 110-135 per saham. Penawaran awal saham ini digelar pada 26-30 April 2021. Sedangkan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter) adalah PT Indo Capital Sekuritas.

Manajemen Ladangbaja melalui pengumuman resmi di Jakarta, Rabu (28/4), menyebutkan bahwa perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 280 juta waran seri I. Waran ini diberikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham baru dengan rasio 5:7. Adapun dana hasil pelaksanaan waran seri I akan digunakan perseroan untuk memperkuat modal kerja, namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku produksi.

Berdasarkan prospektus IPO saham perseroan, perseroan akan menggunakan sebanyak 50% dana hasil IPO saham ini untuk modal kerja, yaitu mencapai 38% untuk membeli bahan baku produksi berupa carbon steel dan special steel dari pihak ketiga dan 62% untuk biaya rekrutmen, riset, dan kegiatan operasional divisi baru.

Sedangkan sisanya mencapai 50% dari dana IPO saham akan digunakan untuk belanja modal, seperti mencapai 57% untuk pembelian mesin produksi berupa dua mesin CNC Miling senilai Rp 6 miliar. Perseroan juga mengalokasikan 43% untuk perluasan divisi baru, yakni divisi moulding untuk pengembangan salah satu produk unggulan perseroan mould base dan precision mould berupa mesin EDM (Electrode Discharge Machine) dan satu mesin block bandsaw seharga Rp 1,2 miliar.

Setelah IPO saham ini, kepemilikan saham PT Adyatama Global Investama di Ladangbaja akan berkurang dari 60% menjadi 48%. Begitu juga dengan kepemilikan saham PT Alfa Omega Investindo akan turun dari 40% menjadi 32%.

Hingga akhir 2020, Ladangbaja membukukan penjualan Rp 13,84 miliar, turun dari raihan tahun 2019 sebesar Rp 20,3 miliar. Penurunan ini membuat perseroan merugi bersih Rp 2,87 miliar, dibanding tahun sebelumnya dengan laba bersih sebesar Rp 2,52 miliar. Sedangkan aset tercatat sebesar Rp 42,52 miliar, liabilitas Rp 21,01 miliar, dan ekuitas Rp 21,52 miliar.

Permintaan Naik

Manajemen Ladanbaja menyebutkan penggunaan peralatan berbahan plastik semakin merajalela dan digunakan dalam kehidupan sehari- hari. Penggunaan mulai dari peralatan rumah tangga hingga industri otomotif. “Guna memproduksinya, dibutuhkan cetakan berbahan dasar baja berkualitas tinggi disebut mould base. Mould base ini akan menjadi cetakan produksi plastik sesuai dengan keinginan. Perseroan akan menjadi pionir produsen mould base yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia,” tulis manajemen pada prospektus.

Guna meningkatan kinerja operasional dan keuangan, perseroan akan merenovasi pabrik dan gudang di Cibitung guna merelokasikan pabrik perseroan yang berada di Sunter. Renovasi akan dilakukan mulai pada triwulan IV-2021 dan diestimasikan selesai pada triwulan I-2022. Renovasi gudang dan pabrik ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi produksi dan peningkatan kapasitas produksi.

Pabrik dan gudang baru di Cibitung juga akan dimanfaatkan sebagai lokasi divisi baru perseroan produksi mould base. Perseroan sangat optimis dengan pasar mould base mengingat masih luasnya pasar mould base yang belum terjangkau. Ladangbaja bahkan sudah menghubungi beberapa pelanggan yang telah menyatakan minatnya terhadap produk perseroan.

Beberapa pelanggan utama Ladangbaja dalam kurun waktu tiga tahun terakhir adalah Ecco Shoes Indonesia, Panasonic, PT Sepatu Bata Tbk, PT Astra Honda Motor, dan Epson Indonesia. Perseroan juga akan memproduksi finished product yakni injection mould sesuai dengan permintaan pelanggan perseroan sehingga dapat meningkatkan profitibilitas perseroan kedepannya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN