Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bukalapak. (IST)

Bukalapak. (IST)

Mantap IPO, Bukalapak Bisa Raih Dana US$ 300 Juta

Minggu, 6 Juni 2021 | 14:29 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Perusahaan e-commerce Indonesia, Bukalapak makin mantap untuk mencatatkan sahamnya di bursa saham Indonesia. Bahkan, perseroan disebut telah menetapkan target dana senilai US$ 300 juta dari aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tersebut.

Melansir Dealstreet Asia akhir pekan lalu, Bukalapak sudah mengirimkan proposal IPO saham tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Bukalapak juga sudah melengkapi daftar investor yang akan mendukung perkembangan bisnis salah perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia tersebut. "Sebanyak tiga pemegang saham terbesar dengan total kepemilikan lebih dari 60% saham di Bukalapak telah menyetujui IPO saham," tulis Dealstreet Asia.

Dalam wawancaranya dengan Bloomberg, Chief Executive Officer Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengungkapkan, sebagai sebuah perusahaan yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun penting bagi Bukalapak untuk memilih akses terhadap permodalan. Hal ini juga termasuk untuk menjadi perusahaan terbuka karena bisa meningkatkan transparansi usaha.

Oleh karena itu, sejauh ini perusahaan terus mempersiapkan diri untuk menjadi perusahaan terbuka. Namun demikian, Bukalapak belum bisa membeberkan lebih lanjut tekait rencana tersebut.

Menanggapi mengenai hal ini, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, pihaknya belum bisa menyampaikan nama calon perusahaan tercatat. Pihaknya baru bisa memberitahukan hal itu sampai OJK telah memberikan persetujuan atas penerbitan prospektus awal kepada publik sebagaimana diatur di OJK Peraturan Nomor IX.A.2.

Bukalapak sebelumnya sempat mengkaji rencana untuk mencatatkan saham di bursa saham Amerika Serikat (AS) melalui skema special purpose acquisition company (SPAC). Aksi Bukalapak menggabungkan usaha (merger) dengan SPAC diperkirakan akan menghasilkan valuasi sekitar US$ 4-5 miliar.

Dalam laporan Bloomberg, Bukalapak sedang berdiskusi dengan sejumlah bank investasi untuk melancarkan aksi korporasi tersebut. Perseroan masih dalam tahap pembicaraan awal dengan beberapa SPAC atau yang populer disebut blank check company.

Seperti diketahui, Bukalapak didirikan pada 2010 dan telah masuk kelompok perusahaan rintisan teknologi dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau disebut unicorn. Sebagai marketplace, Bukalapak telah menjaring 13,5 juta penjual online dan 100 juta pengguna.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN