Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas didepan monitor perdagangan saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas didepan monitor perdagangan saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

MNC Buyback Saham Rp 300 Miliar, Harga Eksekusi Maksimal Rp 1.200

Rabu, 2 Juni 2021 | 20:33 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) berencana membeli kembali (buyback) saham sebanyak 300 juta atau 1,9% dari total saham. Emiten berkode saham ini akan mengeluarkan dana Rp 300 miliar untuk agenda tersebut.

MNC telah mengirimkan surat ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana itu tertanggal 2 Juni 2021 yang diteken Direktur MNC Noersing dan Ruby Panjaitan.

Aksi korporasi itu akan dilaksanakan tiga bulan sejak tanggal surat yang disampaikan atau hingga September 2021. Jadwal pelaksanaan buyback itu dapat diperpanjang dengan mengikuti ketentuan peraturan perundangan yang berlaku dan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.

Sesuai POJK 2/2013 dan SEOJK 3/2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar sebesar 7,5%.

Berdasarkan laba bersih perseroan per 31 Desember 2020, laba bersih per saham mencapai Rp 138,03, sedangkan proforma laba bersih per saham setelah aksi buyback mencapai Rp141,38. Perseroan akan membatasi harga pembelian kembali saham maksimal Rp 1.200.

“Pembelian kembali saham akan dilakukan baik melalui pasar reguler maupun pasar negosiasi di BEI,” ujar Noersing dan Ruby Panjaitan dalam surat kepada OJK dan BEI.

Perseroan meyakini, pembelian kembali saham dapat mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan, sehingga dapat mencerminkan pencapaian kinerja erseroan yang lebih baik lagi ke depan. Lebih lanjut, pelaksanaan buyback saham diharapkan tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional perseroan. Sebab, perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha.


 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN