Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi rapat. Foto: rawpixel (Pixabay)

Ilustrasi rapat. Foto: rawpixel (Pixabay)

MNC Sekuritas Tangani IPO Tiga Perusahaan Rp 1,1 Triliun

Thereis Love Kalla, Rabu, 11 September 2019 | 15:33 WIB

JAKARTA, investor.id – MNC Sekuritas menyatakan bahwa sampai akhir 2019 akan mengantarkan tiga perusahaan untuk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. “Sektornya ada properti, ada yang perusahaan jasa servis alat-alat drilling untuk eksplorasi minyak, dan satu lagi perusahaan pupuk dari Surabaya,” kata Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina di Jakarta, Rabu (11/9).

Menurut Susy, target raihan dana yang dapat dihimpun oleh calon-calon emiten baru tersebut berkisar antara Rp 300 miliar sampai Rp 500 miliar. “Perusahaan yang properti itu rencananya Rp 300 miliar, Pupuk Rp 300 miliar, dan yang satunya lagi potensinya Rp 500 miliar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, perusahaan properti tersebut akan lebih dahulu melakukan pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 September 2019. Perusahaan itu bernama PT Bhakti Agung Propertindo. Pasalnya, Bhakti Agung berencana listing pada 16 September 2019 dan MNC Sekuritas bertindak sebagai underwriter.

Sementara itu, di tengah volatilitas pasar modal Indonesia, MNC Sekuritas sebagai penjamin emisi efek menyatakan belum ada perusahaan yang akan menerbitkan obligasi pada semester II tahun ini. “Obligasi di pipeline belum ada, waktu itu ada satu bank daerah tapi mundur ke tahun depan,” kata Susy.

Dengan demikian, tahun ini, MNC Sekuritas mengantarkan empat perusahaan untuk melantai di BEI. Sebelumnya, MNC Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam pencatatan perdana saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) pada 8 Juli.

Menanggapi rencana pemerintah untuk menerbitkan tiga undang-undang bidang perpajakan dan fasilitas perpajakan, salah satunya menerapkan potongan tarif pajak penghasilan (PPh) badan, MNC Sekuritas akan memaksimalkan insentif pajak ini untuk mendorong perusahaan-perusahaan untuk melakukan IPO.

“Salah satu alasan perusaahaan tertarik untuk go public ya karena insentif pajaknya kan, tugas kita sebagai perusahaan sekuritas memberikan edukasi tentang bagaimana perusahaan tersebut bisa melalui IPO,” tutur Susy.

Road to Go Public”

Sementara itu, Yayasan Global CEO Indonesia bersama MNC Sekuritas menggelar Talkshow “Road to Go Public” di BEI pada Rabu (11/9). Acara yang dihadiri oleh berbagai direktur dan komisaris dari perusahaan-perusahaan di Indonesia itu bertujuan untuk mengedukasi mengenai pentingnya perusahaan untuk melakukan IPO.

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Bursa Efek Indonesia Fithri Hadi mengharapkan agar acara workshop dapat menginspirasi dan memberikan informasi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia mengenai manfaat dan pentingnya menjadi perusahaan tercatat di pasar modal lndonesia.

“Kami akan terus bina mereka dan akan mendorong supaya mereka punya pengetahuan yang penuh tentang manfaat IPO. Dari kesadaran itu, harapannya ada langkah lebih lanjut untuk mengetahui lebih rinci tentang IPO,” ujar Fithri.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN