Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tijili Benoa Warung Bamboo Beach

Tijili Benoa Warung Bamboo Beach

Nara Hotel Batalkan IPO Saham

Muhammad Ghafur Fadillah, Selasa, 24 Maret 2020 | 15:46 WIB

JAKARTA, Investor.id -  PT Nara Hotel International Tbk membatalkan secara resmi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Hal ini sesuai dengan surat permohonan pembatalan pendaftaran efek bersifat ekuitas kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Kepala Divisi Jasa KSEI Hartati Handayani mengatakan, KSEI telah menerima surat dari manajemen Nara Hotel yang isinya permohonan pembatalan pendaftaran efek bersifat ekuitas. "Dengan dilakukannya pembatalan penawaran umum perdana saham tersebut, maka perjanjian pendaftaran efek bersifat ekuitas Nara Hotel dengan KSEI telah berakhir," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa(24/3).

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Nara Hotel untuk menunda penundaan penawaran umum perdana saham, karena ditemukan perbedaan antara dokumen informasi dan tambahan yang disampaikan kepada OJK dengan dokumen informasi tambahan yang diumumkan kepada publik, khususnya pengungkapan porsi penjatahan saham.

OJK menilai bahwa penundaan IPO saham tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada investor. Oleh karena itu, OJK telah memerintahkan Nara Hotel Internasional dan PT Magenta Kapital Sekuritas Indonesia, sebagai penjamin pelaksana emisi agar mengulang proses penawaran umum.

Nara Hotel sebelumnya telah merilis prospektus awal IPO pada 7 Januari 2020. Kemudian, perseroan kembali menerbitkan prospektus perubahan pada 31 Januari 2020. Pada prospektus awal, penjatahan terpusat ditetapkan maksimal 1%. Kemudian, dalam revisi prospektus selanjutnya berubah menjadi minimal 1%.

Nara Hotel awalnya berniat untuk menerbitkan 2 miliar saham baru atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dengan harga pelaksanaan Rp 101 per saham. Alhasil, perseroan berpotensi meraup dana IPO sebanyak Rp 202 miliar. Nara Hotel juga akan menerbitkan 2,8 miliar waran seri I atau setara 35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga pelaksanaan Rp 200 per waran.

Direktur Utama Nara Hotel Adrianus Daniel Sulaiman sebelumnya mengatakan, perseroan menyampaikan rasa syukur, karena regulator telah mengambil keputusan yang tepat guna melindungi banyak pihak, meski ada beberapa hal yang perlu penyesuaian dengan situasi dan kondisi yang ada.

"Ini merupakan kabar baik bagi Nara, kami sangat bersyukur regulator telah mengambil keputusan yang tepat. Sesuai arahan OJK, kami dihimbau dan disarankan untuk segera melakukan penawaran umum dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia", ungkapnya.

Daniel juga sempat mengungkapkan bahwa pencatan saham di bursa akan dilaksanakan setelah Nara terlebih dahulu mengembalikan dana-dana investor pooling setelah itu perseroan kembali melanjutkan penawaran umum saham kembali dan listing saham di bursa.

"Demi kenyamanan investor pooling, supaya juga menyelesaikan polemik ini, kami emiten beritikad baik untuk mengembalikan dana-dana investor pooling tersebut, sesuai arahan OJK, guna melanjutkan tujuan awal perusahaan kami untuk Go Public", terangnya.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN