Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penawaran Umum Perdana Saham Panca Mitra Multiperdana

Penawaran Umum Perdana Saham Panca Mitra Multiperdana

Panca Mitra Tawarkan Harga IPO Rp 336-450 Per Saham

Senin, 23 November 2020 | 16:21 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Panca Mitra Multiperdana Tbk menargetkan perolehan dana berkisar Rp 224-300 miliar dari gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) saham. Perseroan menawarkan sebanyak 667,500.000 saham atau setara dengan 25% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dengan kisaran harga pelaksanaan Rp 336-450 per saham.

Presiden Direktur Panca Mitra Multiperdana (PMMP) Martinus Soesilo mengatakan, dana hasil IPO saham ini akan digunakan perusahaan untuk memperluas bisnis, yakni pembangunan dua pabrik baru beserta alat penunjangnya dan juga bahan baku udang untuk produksi produk.

“Sekitar 25% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk pembangunan pabrik yang ke-8 dan 60% untuk pembangunan pabrik ke-9. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pembelian sejumlah mesin pendukung untuk meningkatkan produksi pre-fried breaded product, cooked shrimp ring dan tempura product;” jelasnya dalam paparan publik virtual, Senin (23/11).

Lebih lanjut, Martin mengatakan, dengan penambahan pabrik tersebut, pihaknya menargetkan volume ekspor tahun 2021 mendatang dapat mencapai 20.000 ton, dibandingkan target tahun ini mencapai 18,500 ton. “Fokus pasar ekspor perseroan masih ke Amerika Serikat dan Jepang. Kedua negara menjadi pasar utama perseroan,” ujarnya.

Kini, Panca Mitra Multiperdana memiliki tujuh pabrik, yakni lima pabrik yang berlokasi di Situbondo dengan kapasitas produksi sebanyak 21.300 ton dan kapasitas cold storage mencapai 45.000 ton. Sedangkan dua pabrik lainya berlokasi di Tarakan dengan kapasitas produksi sebesar 3.800 ton dan kapasitas cold storage mencapai 1.000 ton.

Hingga semester I-2020, Panca Mitra berhasil membukukan kenaikan penjualan bersih sebanyak 12,6% menjadi US$ 83,3 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 73,9 juta. Peningkatan pendapatan ini membawa laba bersih Panca Mitra melesat hingga enam kali lipat dari US$ 0,7 juta menjadi US$ 5,3 juta.

Martin optimis raihan positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2020, sejalan dengan peningkatan permintaan value added shrimp. Pihaknya memproyeksikan penjualan produk ini akan meningkat hingga 25% sampai akhir tahun ini. Value added shrimp ini menghasilkan produk dengan margin yang tinggi dan menjadi spesialisasi perusahaan. “Kami perkirakan penjualan kami di akhir tahun naik hingga US$ 177 juta dengan laba bersih US$ 10 juta,” paparnya.

Sementara itu dalam aksi ini Panca Mitra menawarkan saham dengan harga pada kisaran Rp 336-450 per saham. Dengan demikian, perusahan diperkirakan meraup dana segar maksimal Rp 300 miliar. Perseroan telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

“Kami optimistis saham perseroan akan diserap baik oleh para investor baik dalam negeri maupun luar negeri, lantaran perseroan merupakan salah satu perusahaan pemimpin pasar di Indonesia untuk ketiga kategori produk utama perusahaan, yakni raw shrimp, cooked shrimp, dan value added shrimp," ujarnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN