Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. IRilis data neraca perdagangan yang mengalami defisit pada Januari 2019 menjadi pemberat bagi pergerakan rupiah yang seterusnya turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dan masih berisiko melemah pada pekan depan ini. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Suasana galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. IRilis data neraca perdagangan yang mengalami defisit pada Januari 2019 menjadi pemberat bagi pergerakan rupiah yang seterusnya turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini dan masih berisiko melemah pada pekan depan ini. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pekan Lalu, 11 Perusahaan Listing di BEI

Senin, 15 Juli 2019 | 07:12 WIB

JAKARTA, investor.id – Selama pekan lalu periode 8-12 Juli 2019, sebanyak 11 perusahaan mencatatkan diri atau listing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seperti dilansir BEI, tiga emiten baru tercatat pada Senin (8/7).  Mereka adalah PT MNC Vision Networks Tbk dengan kode saham IPTV, PT Envy Technologies Indonesia Tbk. dengan kode saham ENVY, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk. dengan kode saham BLUE, ketiganya resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-22, ke-23 dan ke-24 pada tahun 2019.

Pada hari berikutnya Selasa (9/7), giliran empat Perusahaan resmi mencatatkan sahamnya, yaitu PT Eastparc Hotel Tbk. dengan kode saham EAST, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. dengan kode saham LIFE, PT Fuji Finance Indonesia Tbk. dengan kode saham FUJI, dan PT DMS Propertindo Tbk. dengan kode saham KOTA secara berurutan menjadi Perusahaan Tercatat ke-25, ke-26, ke-27 dan ke-28 pada tahun 2019.

Selanjutnya, pada Rabu (10/7) BEI kedatangan dua Perusahaan, yaitu PT Inocycle Technology Indonesia Tbk. dengan kode saham INOV dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk. dengan kode saham ARKA, keduanya menjadi Perusahaan Tercatat ke-29 dan ke-30 pada tahun 2019.

Kemudian, pada Kamis (11/7) PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk. dengan kode saham SMKL resmi menjadi perusahaan tercatat ke-31 pada tahun 2019 dan pada akhir pekan tepatnya Jumat (12/7) PT Hensel Davest Indonesia Tbk. dengan kode saham HDIT resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-32 pada 2019. Sampai dengan saat ini, secara keseluruhan BEI telah mencatatkan 32 saham Perusahaan Tercatat pada 2019.

Nilai kapitalisasi naik 0,46%

Data perdagangan BEI menunjukkan nilai kapitalisasi pasar mengalami peningkatan sebesar 0,46 persen menjadi Rp7.301,889 triliun dari Rp7.268,404 triliun pada penutupan pekan lalu. Sementara itu perubahan terjadi pada IHSG yang berada pada level 6.373.345 atau mengalami perubahan sebesar 0,002 persen dari 6.373,477 pekan lalu.

Untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami perubahan 7,82 persen menjadi 16.848 miliar unit saham dari 18,278 miliar unit saham pada pekan lalu.

Selanjutnya untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pekan ini juga mengalami perubahan sebesar 1,71 persen menjadi 475,950 ribu kali transaksi dari 484,227 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya dan untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,64 persen menjadi 7,928 triliun dari 8,060 triliun pada pekan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2019, investor asing mencatatkan beli bersih (net buying) sebesar Rp71,988 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp355,20 triliun.

Pencatatan Efek

BEI pada Senin (8/7) juga mencatatkan dua Obligasi, yaitu Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank UOB Indonesia telah resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp100.000.000.000,- dan jangka waktu 7 tahun. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 adalah AA(idn) (Double A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Yang kedua adalah Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Mandala Multifinance Tbk telah resmi dicatatkan di BEI dengan dengan nilai nominal sebesar Rp321.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi tersebut adalah idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian pada Rabu (10/7), Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Tahap V Tahun 2019 yang diterbitkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia telah resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2.000.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi ini adalah idAAA. Bertindak sebagai Wali Amanat emisi tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kemudian pada hari yang sama, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Mora Telematika Indonesia telah resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Sukuk tersebut adalah idA(sy) (Single A Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat emisi tersebut adalah PT Bank Bukopin Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 57 Emisi dari 39 Perusahaan Tercatat senilai Rp63,35 triliun. Dengan seluruh pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 401 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp434,07 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 119 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.544,69 Triliun dan US$400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,80 triliun.

Peresmian Galeri Investasi

Pada Kamis (11/7) BEI bekerjasama dengan Universitas Ibn Khaldun Bogor dan PT Phillip Sekuritas mengadakan acara Peresmian Galeri Investasi Syariah di Universitas Ibn Khaldun Bogor yang merupakan Galeri Investasi ke-428 di Indonesia dan juga merupakan Galeri Investasi Syariah pertama di wilayah Bogor. (gr)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN