Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: DAVID

Papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: DAVID

Saham Perdana Hansel Dibuka Autorejection Atas

Jumat, 12 Juli 2019 | 09:56 WIB

JAKARTA, Investor.id – Saham perdana PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) dibuka hingga autorejection atas dengan penguatan Rp 260 (49,52%) menjadi Rp 785 per saham pada saat pencatan perdana di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/7). Harga saham HDIT masih bertengger di level Rp 785 hingga pukul 10.00 hari ini.

Hansel menawarkan sebanyak 381,17 juta saham atau 25% dari modal yang ditempatkan disetor penuh. Perseroan mematok harga penawaran di harga teratas Rp 525 per saham sehingga perolehan dana yang didapat setelah initial public offering (IPO) saham sebesar Rp 200,11 miliar. PT Mirae Asset Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham.

Sebelumnya, Direktur Utama Hensel Davest Hendra David mengatakan, sebanyak 65% dana hasil IPO saham akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja di bisnis prepaid listrik dan biller pada aplikasi DavestPay yang menyasar segmen business to business (B2B).

Nantinya, peningkatan modal kerja di DavestPay tersebut bakal dimanfaatkan untuk menambah merchant berupa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan individu.

Modal kerja juga turut ditujukkan untuk pembelian persediaan barang dagang, uang muka persediaan barang dagang dan pembiayaan usaha kepada pelanggan.

Sementara itu, sebanyak 10% dana IPO akan digunakan untuk meningkatkan teknologi komunikasi informasi serta pengembangan sumber daya manusia perseroan, sedangkan sisa 25% akan diserap untuk pembelian bangunan serta operasional perusahaan.        

 Hensel telah memiliki lebih dari 150 ribu jaringan agen yang tersebar di seluruh Indoesia dan memproses lebih dari 600 ribu transaksi dari ratusan produk per harinya.

Perseroan yang didirikan sejak 2013 ini berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai perusahaan e-commerce, perseroan fokus menyasar pasar di wilayah Indonesia Timur. Hansel yang mengelola e-commerce DavestPay.com ini telah memiliki empat entitas anak usaha yakni PT Biropay Indoteknologi Global, PT Emposh Sinergi Asia, PT Motransfer Otoritas Internasional, dan PT Doeku Peduli Indonesia.

DavestPay.com menyediakan layanan application programming interface (API) bagi para agen atau mitranya untuk sistem pembayaran tagihan PLN, PDAM, Telkom, BPJS, TV berlangganan, multifinance, tiket pesawat, hotel, kereta api, dan konser.(hut)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA