Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Solusi Sinergi Digital Perusahaan Tercatat Terakhir Tahun Ini

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:17 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menjadi perusahaan tercatat ke 51 di penutupan tahun ini. Perseroan juga meraup dana Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 83 miliar.

Direktur Utama Solusi Sinergi Digital, Hermansjah Haryono mengatakan, perseroan akan menggunakan keseluruhan dana IPO untuk modal kerja, diantaranya adalah biaya pembayaran sewa ruang iklan, perlengkapan penunjang usaha periklanan dan overhead cost.

“Dengan IPO, kami akan menjadi pendorong perusahaan untuk menjadi perusahaan digital ecosystem terbesar di indonesia. Kami akan meningkatkan nilai korporasi serta menjaga keseimbangan bisnis dalam jangka panjang,” ujar Hermansjah dalam pencatata saham di BEI, Rabu (30/12).

Melalui IPO tersebut, emiten yang bergerak di bidang ads media, mobile apps dan infrastruktur jaringan menawarkan 156,56 juta saham atau setara 8,04% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun harga penawaran Rp 530 per saham.

Dalam melakukan aksi korporasi tersebut, perseroa menunjuk PT Indo Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sebagai informasi, perseroan kini menjadi perusahaan tercatat ke 713 secara total.

Selain itu, perseroan juga menerbitkan 283,02 juta saham dalam rangka konversi utang kepada PT Prambanan Investasi Sukses (PIS) dan PT Investasi Gemilang Maju (IGM). Jumlah tersebut setara 14,54% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dan konversi utang. Dengan begitu, kepemilikan publik setelah IPO dan konversi utang adalah sebesar 22,58%.

Sebagai pemanis, perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak 351,66 juta saham atau 23,33% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh sebelum IPO. Waran ini diberikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham baru dengan rasio 5 saham baru akan mendapatkan 4 waran seri I.

Waran ini memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp 100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp 690 per saham. Adapun seluruh dana hasil pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan untuk modal kerja.

Hermansjah menambahkan, dengan dilakukannya aksi korporasi tersebut, dia meyakini perseroan memiliki prospek bisnis yang cerah. Pasalnya, pada era digital sekarang ini, masyarakat tidak dapat terlepas dari teknologi digital. Pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat menandakan masih banyaknya ruang pertumbuhan bagi perusahaan.

"Belum meratanya jangkauan jaringan internet di Indonesia juga dapat menjadi target jangkauan perusahaan pada masa depan," kata ujar dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN