Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO dan Co-founder Satu Global Investama, Calvin Lutvi. Foto: IST.

CEO dan Co-founder Satu Global Investama, Calvin Lutvi. Foto: IST.

Yakin Pasar Mulai Bangkit, Satu Global Investama Bawa Perusahaan 'Listing' di Bursa

Kamis, 22 Oktober 2020 | 22:37 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Satu Global Investama (SGI), perusahaan financial advisor dan investment, yang membiayai pre-IPO financing sampai listing, kembali sukses membawa perusahaan properti dari Bandung untuk melantai di bursa saham Indonesia pada September 2020 yang melepas saham sebesar 30%.

CEO dan Co-Founder Satu Global Investama Calvin Lutvi mengatakan, dari awal, pihaknya sudah optimistis bursa saham mulai pulih. “Hal itu dibuktikan dengan tercapainya target dana IPO sebesar Rp 30 miliar dari perusahaan properti yang kami bawa melantai tersebut,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10).

Dia menegaskan, pihaknya yakin bursa mulai bullish tahun depan dan banyak perusahaan di Indonesia yang bisa berkembang hingga mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Apalagi, saat ini bursa saham Indonesia sangat mendukung perusahaan-perusahaan kecil agar bisa IPO melalui papan akselerasi.

“Sebab itu, Satu Global Investama siap membiayai perusahaan-perusahaan yang sudah layak go public tetapi masih belum yakin. Kami optimistis dapat kembali membawa beberapa perusahaan untuk melantai di bursa,” tutur Calvin.

Menurut dia, investasi di pasar modal merupakan investasi yang bersifat jangka panjang. Meskipun dalam kondisi pandemi, ternyata tidak menyurutkan minat bagi perusahaan-perusahaan yang akan go public pada tahun ini. Berdasarkan data BEI, jumlah IPO tahun ini sebanyak 28 dengan total nilai penggalangan dana Rp 3,61 triliun. Saat ini, terdapat 21 perusahaan yang tengah memproses rencana IPO saham.

Sebelumnya, pada pertengahan 2020, IPO di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar dari sisi jumlah. Tidak hanya di kawasan Asean, tetapi juga secara global. Pada 2019, misalnya, IPO di Indonesia adalah yang terbanyak di Asean dengan 55 perusahaan yang mencatatkan sahamnya. Jika dibandingkan dengan global exchanges, menempati peringkat ke-7.

Melihat hal tersebut, Managing Director Satu Global Investama Wiratama Adhitya yakin SGI akan mampu membawa lebih banyak perusahaan untuk melantai di bursa tahun ini dan lebih banyak lagi pada tahun depan. “Apalagi, kami memiliki layanan pre-IPO financing yang akan lebih memudahkan perusahaan untuk melantai di bursa. Selain itu, kalau sektornya menarik, kami bersedia menjadi standby buyer untuk IPO. Jadi, kami memberikan layanan yang lengkap bagi perusahaan yang ingin melantai di bursa. Mulai dari pre-IPO financing, pengurusan IPO, hingga menjadi standby buyer,” jelas dia.

Wiratama menegaskan, akhir tahun ini, Satu Global Investama akan kembali membawa perusahaan untuk melantai di bursa, yaitu perusahaan media dan ecosystem company yang akan listing dengan target dana sebesar Rp 50 miliar, serta rights issue perusahaan properti senilai Rp 700 miliar. Pada pertengahan 2021, pihaknya akan membawa perusahaan yang bergerak di bidang F&B dan hotel.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN