Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

1.000 Mesin Pintar Akses untuk Bangsa Diluncurkan

Emanuel Kure, Selasa, 5 Mei 2020 | 09:15 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan 1.000 mesin pintar Akses untuk Bangsa guna memaksimalkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan melawan pandemi Covid-19 .

Mesin pintar yang dilengkai teknologi internet (internet of things/IoT), kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI), dan realitas bertambah (augmented reality/AR) itu disebar ke daerah rawan pandemi Covid-19, antara lain DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Bandung, Bali, Sidoarjo, serta beberapa kota lainnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, mesin pintar tersebut diluncurkan untuk mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Inisiasi mesin pintar, atau Kiosk IoT ini, sejalan dengan peran Kemenkominfo dalam menyampaikan narasi tunggal pemerintah tentang protokol mendasar dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui penerapan PSBB,” ujar Johnny, dalam konferensi virtual Peluncuruan Mesin Pintar Akses untuk Bangsa di Jakarta, Senin (04/05).

Menurut dia, mesin pintar Akses untuk Bangsa juga berfungsi mempercepat penyampaian informasi yang benar dari pemerintah mengenai Covid-19 dan bagaimana mengatasi penyebarannya.

“Hal ini juga selaras dengan pendekatan Kemenkominfo dalam mengomunikasikan satu narasi yang konsisten tentang pencegahan Covid-19 kepada seluruh masyarakat Indonesia di pelosok Nusantara,” tambahnya.

Johnny menambahkan, sebanyak 1.000 mesin pintar akan disebarkan di lokasi strategis toko ritel, misalnya Alfamart, Alfamidi, Apotek Kimia Farma, serta berbagai lokasi lainnya. Mesin pintar juga berperan menjangkau online to offline (O2O) di area rawan Covid-19.

“Dan, mesin diharapkan secara drastis bisa mengurangi interaksi antara kasir dan pengunjung lain ketika membeli di toko ritel untuk kebutuhan sehari-hari, pembayaran listrik, pembelian obat, dan kegiatan pembelanjaan lainnya,” jelas dia.

Menkominfo mengungkapkan, setiap mesin pintar memiliki dua fitur utama untuk akses dan informasi.

2 Fitur

Fitur Akses membantu untuk mengurangi interaksi antara orang per orang di masa Covid-19 serta konsultasi dengan AR mengenai Covid-19. Ada pun fitur Informasi mencakup informasi chatbot Covid19.go.id, aplikasi Peduli Lindungi, dan aplikasi 10 Rumah Aman.

“Pengembangan ke depannya dapat digunakan untuk verifikasi data terkait, seperti penerima donasi sembako, obat-obatan, dan informasi publik lainnya,” ungkapnya.

Kehadiran mesin pintar merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa pihak, di antaranya DAV (WIR Global), Prixa, serta dari sektor ritel, yakni Alfamart dan Alfamidi. Kontennya merupakan hasil kolaborasi anak negeri, yakni WIR Group, Disrupto, dan Kennedy Voice Berliner (KVB).

“Dengan semangat berkolaborasi, hari ini, saya meresmikan peluncuran mesin pintar Akses untuk Bangsa yang dapat dimaksimalkan untuk penerapan PSBB. Mari terus bergotong royong dalam upaya bersama sebagai bangsa tentunya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Menkominfo.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN