Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder & CEO Qlue Rama Raditya. (Foto: Emanuel Kure/ID)

Founder & CEO Qlue Rama Raditya. (Foto: Emanuel Kure/ID)

2019, Bisnis Qlue Tumbuh di Atas 50%

Emanuel Kure, Rabu, 18 Desember 2019 | 08:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Qlue, perusahaan ekosistem kota pintar (smart city) di Indonesia, menutup tahun 2019 dengan pertumbuhan bisnis di atas 50% dibandingkan pada 2018.

Pencapaian positif tersebut didorong oleh tiga faktor utama, yaitu fokus pengembangan produk solusi smart city, ekspansi bisnis di dalam dan luar negeri, serta berkolaborasi dengan mitra bisnis yang punya visi dan misi sama.

Founder & CEO Qlue Rama Raditya mengatakan, pada 2019, strategi Qlue mengembangkan solusi smart city berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), internet of things (IoT), dan mobile workforce yang membawa perkembangan positif bagi perusahaan. Bahkan, Qlue menjadi market leader yang menawarkan solusi komprehensif di industri smart city.

“Qlue mencatat pertumbuhan bisnis yang luar biasa dengan meningkatnya pendapatan di atas 50% dengan jumlah klien yang meningkat 89% menjadi 85 klien, terdiri atas instansi pemerintah dan swasta,” kata Rama di Jakarta, Selasa (17/12).

Menurut Rama, pencapaian tersebut merupakan hasil dari setiap QlueWarga yang telah bekerja dengan sepenuh hati dan terus berinovasi, sehingga membawa dampak luar biasa pada 2019. Dampak sosial yang diciptakan oleh Qlue sepanjang tahun ini membuatnya meraih berbagai apresiasi dari berbagai asosiasi, atau instansi di dalam dan luar negeri.

Qlue pun meraih Best M-Government Service Awards di The World Government Summit 2019, Startup of The Year 2019 dari Jumpstart Magazine Hong Kong, Indonesia Best IoT Startup 2019 dari Asean Rice Bowl Startup Awards 2019, hingga The Innovator Awards 2019 dari Majalah Forbes Indonesia.

Selain itu, Qlue mendapatkan dukungan dari berbagai badan dan asosiasi baik dari luar maupun dalam negeri, yakni Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Microsoft, NVIDIA, Facebook, hingga Gojek.

Co-Founder dan Chief Technology Officer Qlue Andre Hutagalung menambahkan, saat ini, pengguna aplikasi Qlue telah mencapai lebih dari 750 ribu orang di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, Qlue telah melayani di lebih dari 40 provinsi, kota, dan kabupaten.

Andre menuturkan, sepanjang 2019, Qlue telah membawa dampak positif di lebih dari 30 kota dan kabupaten baru, antara lain Minahasa, Tarakan, Kupang, dan dua kabupaten, yaitu Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Belitung.

Solusi CCTV & Video Analytics QlueVision juga telah digunakan oleh tiga Balai Besar Jalan Nasional untuk mendapatkan analisis mengenai jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan nasional di Banten, Mataram, dan Papua.

Analisis tersebut digunakan oleh Kementerian PUPR untuk menganggarkan perbaikan jalan secara akurat. Selain itu, Qlue telah mengembangkan aplikasi Polisiku dan command center yang telah diterapkan di 22 Polda dan 5 Polres di seluruh Indonesia dan digunakan di lebih dari 86 ribu personel polisi.

“Kami mengembangkan solusi smart city yang dapat membantu instansi pemerintah dan swasta untuk semakin cepat dan responsif dalam menerima laporan dan masalah,” ungkapnya.

Menurut Andre, memasuki tahun 2020, Qlue terus mengembangkan solusi smart city yang fokus pada smart mobility, smart security, dan smart environment.

Fokus 2020

Saat ini, Qlue telah memiliki QlueApp, aplikasi pelaporan warga, QlueWork, aplikasi untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif, QlueVision, CCTV integration and analysis berbasiskan kecerdasan buatan, QlueDashboard sebagai platform visualisasi data, dan QlueSense, solusi smart city berbasiskan IoT.

Lebih jauh, Chief Commercial Officer Qlue Maya Arvini, menuturkan, ekspansi bisnis di dalam dan luar negeri yang dilakukan oleh Qlue didukung oleh performa tim pengembangan bisnis yang menjual secara langsung dan mitra bisnis yang memiliki kesamaan visi. Sebanyak 85 klien Qlue saat ini terdiri atas 55% instansi pemerintah 55% dan swasta 45%.

Tahun 2020, Qlue fokus ekspansi di sektor swasta dengan kontribusi target 60% dan 40% dari instansi pemerintah. "Qlue menargetkan akan melakukan implementasi di lebih dari 100 kota di Indonesia dan di lima kota di Asia dan Eropa," tutur Maya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA