Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Aplikasi Peduli Lindungi Terus Dikembangkan

Senin, 15 Juni 2020 | 08:34 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian BUMN, dan Telkom Indonesia, akan terus mengembangkan dan menambah beberapa fitur baru untuk memudahkan pengguna aplikasi Peduli Lindungi dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan, pengembangan aplikasi selanjutnya yang pertama akan diarahkan untuk menambah fitur QR Code untuk digital diary perjalanan pengguna. Pada minggu ketiga Juni ini, fitur tersebut diharapkan sudah bisa diluncurkan.

“QR Code untuk deteksi WNI dan WNA yang memasuki wilayah yurisdiksi nasional kita, batas negara di tujuh pintu, atau gate imigrasi, dan dengan secara langsung ditetapkan sebagai ODP,” jelas Johnny, dalam keterangannya, akhir pekan lalu.

Kemudian, rencana penambahan teknologi Face Recognition untuk pengecekan suhu tubuh dan masker sebelum pengguna aplikasi masuk ke area publik, atau gedung yang diharapkan bisa diluncurkan pada pekan kedua Juli mendatang.

Selanjutnya, pengembangan aplikasi Peduli Lindungi untuk pengguna ponsel fitur (non-smartphone) pada Minggu ketiga Juli 2020. Pengembangan ini perlu dilakukan karena jumlah pengguna ponsel fitur di Tanah Air lebih banyak daripada smartphone.

Pemerintah juga akan membangun software development kit  (SDK) agar aplikasi Peduli Lindungi dapat dimanfaatkan di aplikasi (apps) lain pada Minggu keempat Juli 2020. Misalnya, aplikasi Peduli Lindungi bisa digunakan dan diintegrasikan pada aplikasi Gojek.

Chief Digital Innovation Officer Telkom Indonesia Faizal Djoemadi menuturkan, aplikasi Peduli Lindungi saat ini sebenarnya sudah menggunakan seluruh teknologi smartphone, mulai dari global positioning system (GPS), bluetooth, dan QR Code.

“Tapi, aplikasi ini bisa dikembangkan untuk manfaat yang lebih besar. Dan, kami, sebagai developer, membuka kesempatan kepada para start-up, atau pemilik aplikasi yang lain,” jelasnya, menegaskan kesediaan untuk berkolaborasi dengan anak negeri.

Fitur Sekarang

Sementara itu, fitur-fitur yang sudah ada dalam aplikasi Peduli Lindungi sekarang antara lain Contact Tracing hingga 14 hari ke belakang menggunakan teknologi bluetooth dan tracking closed-contact user menggunakan teknologi GPS.

Fitur Fencing untuk mendukung isolasi mandiri user menggunakan teknologi GPS. Fitur ini berfungsi untuk memantau WNI dan WNA yang memasuki wilayah yuridiksi nasional di batas negara di tujuh pintu imigrasi dan secara langsung ditetapkan sebagai ODP.

Fitur Notifikasi Zona Terdampak dan informasi lokasi sekitar, termasuk di dalamnya informasi kelurahan, rumah sakit, maupun apotek terdekat dari pengguna aplikasi. Kemudian, histori perjalanan, atau lokasi user menggunakan GPS.

“Ada juga Teledokter, atau periksa kesehatan mandiri dengan Prixa dan BPPT, serta konsultasi dokter online dengan Halodoc dan Prosehat,” tambah Menkominfo.

Masyarakat yang telah mengintsal aplikasi Peduli Lindungi melalui Google Play Store dan App Store kini telah mencapai sekitar 3,94 juta pengguna smartphone di Indonesia.

“Kami harapkan masyarakat lebih aktif untuk melakukan instalasi untuk mengetahui dan mencegah persebaran pandemi Covid-19," ungkap Johnny.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com