Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Telkomsel menguji coba teknologi Open RAN. (IST)

Telkomsel menguji coba teknologi Open RAN. (IST)

Telkomsel Dukung Penerapan Teknologi Open RAN

Selasa, 22 Desember 2020 | 20:50 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Telkomsel konsisten mendukung tumbuhnya berbagai alternatif solusi teknologi terbaru dalam upaya menghadirkan kualitas dan kapasitas layanan broadband yang prima, terluas, dan merata hingga pelosok negeri. Salah satunya yang  segera diiuji dan diimplementasikan adalah Open Radio Access Network (RAN).

Teknologi Open RAN merupakan teknologi perangkat radio akses yang mengusung paradigma baru dengan menggunakan general purpose, vendor-neutral hardware, software-define technology, dan open system.

Dengan konsep dan teknologi tersebut, komponen hardware dan software di sisi radio akses dapat dipisahkan. Perusahaan teknologi maupun perusahaan operator seluler seperti Telkomsel pun bisa menggunakan hardware dan software yang berasal dari berbagai vendor penyedia yang telah menerapkan konsep open system interface

Direktur Network Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, trafik penggunaan layanan broadband masyarakat Indonesia terus tumbuh signifikan. Hal tersebut didorong dengan semakin tingginya adopsi masyarakat untuk pemanfaatan layanan digital guna aktivitas keseharian.

“Guna memastikan ketersediaan kapasitas dan kualitas jaringan broadband prima, selain terus memperluas akses jaringan broadband merata, Telkomsel secara konsisten mendorong tumbuhnya berbagai alternatif solusi teknologi yang mendukung efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan jaringan mobile broadband terkini,” ujar Hendri, dalam pernyataannya, Selasa (22/12).

Dia melanjutkan, Telkomsel melihat Open RAN memiliki peluang untuk dapat diterapkan di daerah perkotaan dengan metode overlay maupun wilayah rural dengan metode extension atau complement, dengan tingkat efisiensi dan kompleksitas yang berbeda.

Diharapkan, Open RAN dapat mengakselerasi perwujudan akses broadband yang merata dengan kualitas yang setara di seluruh pelosok negeri.

Telkomsel juga berharap, pengembangan teknologi radio akses ke depan menjadi lebih fleksibel, inovatif, dan kompetitif, terutama dalam mendukung proses adopsi teknologi terbaru 5G yang akan segera diterapkan di Indonesia.

Roadmap teknologi 5G akan terus dijalankan Telkomsel dengan menyesuaikan dinamika perkembangan teknologi pendukung.

Pengembang Lokal

Sebagai wujud keseriusan dalam mendorong pengembangan teknologi Open RAN, Telkomsel bersama para penyelenggara jaringan seluler di Indonesia, Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Telecom Infra Projoect (TIP), pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, serta institusi pendidikan, seperti Telkom University, pun berkolaborasi.

Community Lab Project pun dibentuk untuk memperkenalkan, membuat ekosistem dan menumbuhkan kapabilitas pengembangan teknologi Open RAN yang berkelanjutan di Indonesia.

Kontribusi nyata Telkomsel dalam Community Lab Project juga diwujudkan dengan dukungan penuh atas peresmian Telecom Infra Project (TIP) Community Lab yang dikelola Telkom University bersama TIP, belum lama ini.

Laboratorium pengembangan teknologi telekomunikasi pertama di Asia Tenggara tersebut merupakan wujud komitmen memajukan pertumbuhan digital dan ekonomi di Indonesia melalui pengujian dan validasi berbasis standar teknologi jaringan terbuka dan terpilah di laboratorium dan di lapangan.

Pengembangannya juga bertujuan untuk memajukan penerapan solusi teknologi yang layak secara komersial, membangun sumber daya manusia pengembang lokal, serta membina ekosistem telekomunikasi yang kuat dan beragam, termasuk ekosistem start-up.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN