Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kemkominfo gandeng ITS Surabaya dalam program gelaran Digital Talent Scholarship 2021. (IST)

Kemkominfo gandeng ITS Surabaya dalam program gelaran Digital Talent Scholarship 2021. (IST)

Gandeng ITS, Kemkominfo Siapkan SDM dengan Pelatihan dan Sertifikasi

Minggu, 7 Maret 2021 | 18:32 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam program Digital Talent Scholarship 2021

Kerja sama tersebut dilakukan guna meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Advertisement

Kepala Badan Litbang SDM Kemkominfo Hary Budiarto memperkenalkan, salah satu pelatihan yang akan diberikan, yaitu Fresh Graduate Academy (FGA) yang ditargetkan memberikan sertifikasi kompetensi. Pelatihan ini ditujukan bagi lulusan baru di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Selain memberikan sertifikasi bagi para lulusan baru untuk terjun ke dunia kerja, Kemkominfo juga turut bekerja sama dengan perusahaan global, seperti Microsoft dalam pelatihan tersebut," ujar Hary, dalam keterangannya, seperti dikutip Minggu (7/3).

Selain FGA, menurut dia, ada Thematic Academy yang menyasar kepada masyarakat tertentu, seperti kaum imigran dan difabel dalam memecahkan permasalahan berbasis TIK.

Sementara itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) akan diberikan pelatihan kepemimpinan dan manajerial berbasis digital. “Harapannya, tenaga kerja pemerintahan memiliki wawasan yang lebih terbuka terhadap teknologi di bidang tempat mereka bekerja,” imbuhnya.

Tahun ini, kolaborasi ITS dan Kemkominfo akan dikembangkan untuk materi pelatihan yang lebih bervariasi.  Menurut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Adi Soeprijanto, program DTS Kemkominfo diharapkan dapat selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Harapannya, tidak hanya masyarakat tertentu, alumni, dan ASN saja yang dapat berpartisipasi dalam pelatihan ini, melainkan mahasiswa aktif juga,” ungkap guru besar Teknik Elektro ITS tersebut.

Menurut Adi, sikronisasi pelatihan Kemkominfo dengan kebijakan MBKM tersebut dapat berupa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Misalnya, kegiatan dilakukan dengan memberikan keterampilan digital bagi masyarakat maupun menciptakan inovasi berbasis internet of things (IoT) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam mewujudkan kota pintar (smart city).

Selain itu, program bisa memberikan beasiswa pelatihan softskill dan hardskill bagi para mahasiswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

"Sementara itu, ITS berencana mengusulkan beberapa proposal untuk menyukseskan kerja sama. Ini terutama dalam hal pendanaan beasiswa S2 bagi tenaga kerja pemerintahan dan Kemkominfo, kerja sama kurikulum ITS dengan kampus lain, serta KKN tematik bagi mahasiswa dan dosen," jelasnya.

ITS Teruji

Rektor ITS Mochamad Ashari optimistis bahwa kualitas dosen di Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) ITS yang sudah teruji dan kompatibel dapat menyukseskan program pelatihan Kemkominfo tersebut pada tahun ini dengan lebih baik lagi.

M Ashari berharap, kolaborasi ITS dengan Kemkominfo dalam menyiapkan SDM Indonesia ke era revolusi Industri 4.0 juga dapat terus berlanjut ke depannya.

“ITS siap dalam menyukseskan dan berharap program ini dapat terus berlanjut, meluas, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas guru besar Teknik Elektro tersebut dengan penuh harap.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN