Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lambang UNESCO. (IST)

Lambang UNESCO. (IST)

UNESCO Undang Pandi Paparkan Digitalisasi Aksara Nusantara

Kamis, 11 Maret 2021 | 21:05 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) mengundang Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) untuk memaparkan program digitalisasi aksara Nusantara dalam satu forum di Paris, Prancis, November mendatang.

Undangan tersebut diterima Pandi pada 3 Maret 2021. UNESCO akan mengadakan konferensi umum yang diikuti oleh berbagai negara menjelang akhir tahun ini untuk membahas implementasi, atau pencapaian terkait rekomendasi bidang pendidikan, budaya, termasuk rekomendasi mengenai bahasa daerah.

Staf Pandi untuk koodinator penghubung Pandi dengan UNESCO Alicia Nabilla mengatakan, sudah mulai dijalin koordinasi antara Pandi dengan Menkominfo atas arahan Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Semmy A Pangerapan untuk menindaklanjuti undangan tersebut.

“Ini tinggal mengatur agenda pembahasan teknis, sebelum kemudian nanti berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri," ujar Alicia, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (11/3).

Menurut dia, UNESCO mengajak Pandi untuk mempromosikan program ‘Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN)’ di konferensi tingkat dunia.

Advisor for Communication and Information UNESCO Dr Ming-Kuok Lim menambahkan bahwa agenda tersebut sangat relevan dengan Pandi yang sedang menggaungkan program MIMDAN. Program yang didukung penuh oleh UNESCO tersebut bisa diperkenalkan lebih luas ke dunia internasional lewat konferensi.

Karena itu, UNESCO akan  membantu Pandi guna memberikan informasi dan menyampaikan tentang program Bahasa Asli Indonesia (Aksara Nusantara) di konferensi umum. “UNESCO akan mencari cara dan informasi agar Pandi bisa memberikan laporannya secara langsung," ungkap Ming.

Konferensi Umum UNESCO diakuinya penting untuk mempromosikan multibahasa dan akses yang adil ke informasi dan pengetahuan, terutama di domain publik.

Menurut Ming, UNESCO akan berperan dalam mendorong akses ke informasi untuk multibahasa dan keragaman budaya di jaringan informasi global. UNESCO juga akan mengajak negara anggotanya untuk mendukung mengenai pengembangan informasi multikultural.

"Mengadopsi rekomendasi mengenai promosi dan penggunaan multibahasa dan akses universal ke dunia maya. Ada usulan untuk langkah-langkah yang mendorong akses universal dan layanan digital, serta memfasilitasi pelestarian keragaman budaya dan bahasa," imbuhnya.

Karena itu, lanjut dia, UNESCO pun telah mengirimkan surat kepada Pandi untuk melakukan komunikasi dengan Kemkominfo mengenai undangan dan rekomendasi tersebut.

Ming menuturkan, mengenai rekomendasi UNESCO tentang promosi dan penggunaan multibahasa serta akses universal ke dunia maya, telah ada pelaporan rutin oleh negara-negara anggota ke Konferensi Umum UNESCO mengenai proses implementasi, atau pencapaian terkait dengan rekomendasi.

Meskipun birokrasi di setiap negara sedikit berbeda, Pandi disarankan bisa berkomunikasi dengan Kemkominfo mengenai proses yang dilakukan Pandi dalam mempromosikan dan digitalisasi Aksara Nusantara yang akan dilaporkan ke Konferensi Umum UNESCO.

"Ini sangat relevan mengingat Dekade Internasional Bahasa Pribumi (2022-2023) di mulai tahun depan," pungkas Ming.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN