Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kanan) saat menggunakan teknologi IoT di armada taksi Bluebird. (Foto: Telkomsel/IST)

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kanan) saat menggunakan teknologi IoT di armada taksi Bluebird. (Foto: Telkomsel/IST)

25.000 Taksi Bluebird Dipasang Perangkat IoT

Senin, 26 Agustus 2019 | 19:30 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan taksi Bluebird menjalin kerja sama dengan Telkomsel. Keduanya akan memasang sekitar 25 ribu perangkat teknologi internet of things (IoT) di armada Bluebird hingga tahun 2020. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengintegrasikan semua layanan perusahaan taksi terbesar di Tanah Air tersebut.

Targetnya, hingga kuartal II-2020, sebanyak 25.000 armada taksi Bluebird sudah menggunakan teknologi IoT. Sedangkan pada tahap awal, hingga akhir Desember 2019, 10.000 unit armada taksi ditargetkan sudah dipasang teknologi IoT.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo mengatakan, dengan berbagai manfaat yang dihadirkan, IoT Bluebird yang didukung oleh layanan Telkomsel diharapkan dapat menjadi solusi yang membantu untuk mengakselerasikan produktivitas dan kinerja. Pada akhirya, teknologi yang dipasang akan mampu memberikan nilai tambah dalam melayani pelanggan.

“Kami percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan efisiensi di dalam operasional Bluebird. Namun, ini juga akan berdampak positif bagi industri transportasi di Indonesia melalui peningkatan kualitas layanan penumpang, pengemudi, dan juga kendaraan,” ucap Noni, saat penandatanganan kerja sama dengan Telkomsel, di Jakarta, Senin (26/8).

Menurut dia, pihaknya akan mentransformasikan operasional taksi Bluebird menjadi berbasis IoT. Telkomsel akan berperan menyediakan akses khusus, yaitu USSD Menu Browser (UMB), bagi pengemudi taksi Bluebird untuk melakukan top-up paket data dari Telkomsel.

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengungkapkan, Telkomsel bangga dapat menghadirkan solusi inovatif berbasis IoT di industri transportasi bagi Bluebird. “Implementasi IoT Telkomsel ke dalam ekosistem digital Bluebird merupakan perwujudan komitmen kami dalam mendukung visi Making Indonesia 4.0 dari pemerintah,” ungkap Emma.

Telkomsel pun akan menghadirkan IoT Control Center, solusi cloud-based yang aman dan terpercaya untuk melakukan manajemen perangkat IoT. IoT Control Center diklaim mampu memberikan visibilitas dan keamanan aset perusahaan, menjaga kualitas layanan, memastikan kinerja perangkat selalu optimal, serta memprediksi biaya pengeluaran.

Selain itu, IoT Control Center akan mampu memperkuat sebuah ekosistem IoT secara menyeluruh melalui berbagai perangkat yang saling terkoneksi di dalam jaringan Bluebird. Salah satunya, IoT Bluebird akan menjadi solusi pengganti Fleety, sebagai perangkat penghitung argo serta penerima pesanan berbasis jaringan 2G yang selama ini dipakai di armada Bluebird.

Perangkat IoT Bluebird akan didukung oleh jaringan 4G LTE Telkomsel sebagai perangkat komputer multifungsi yang terpasang di semua tipe armada Bluebird lengkap dengan fiturnya. Beberapa di antaranya argo meter untuk taksi, pengiriman order penumpang, pelacakan posisi (GPS), serta komunikasi dengan penumpang dan operator pusat, termasuk pembayaran.

“Perangkat ini juga terhubung langsung dengan kendaraan, sehingga mampu membaca data-data vital dari kondisi kendaraan dan mengirimkannya langsung ke sistem aplikasi Bluebird,” pungkas Emma.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN