Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pentingnya keamanan data perusahaan dengan ISO 27001. (IST)

Ilustrasi pentingnya keamanan data perusahaan dengan ISO 27001. (IST)

Kantongi ISO 27001, Qiscus Tingkatkan Keamanan Data

Minggu, 15 Agustus 2021 | 20:15 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Qiscus, perusahaan teknologi penyedia platform multichannel chat untuk bisnis, memperketat keamanannya dengan mengantongi sertifikat ISO 27001.

Jaminan keamanan pengelolaan informasi berstandar global tersebut didapatkan setelah Qiscus lolos proses audit yang dilakukan oleh British Standard International (BSI) Group Indonesia.

CEO sekaligus Co-Founder dari Qiscus Delta Purna Widyangga menuturkan, selain untuk mematuhi aturan pemerintah tentang pengelolaan informasi, usaha yang dilakukan perusahaannya agar dapat memastikan keamanan data klien, seperti nama, nomor handphone (HP), e-mail, dan sebagainya.

Lebih lanjut, CEO dari perusahaan yang juga merupakan partner resmi WhatsApp tersebut, menjelaskan, momentum perolehan ISO 27001  juga memberikan semangat baru bagi perusahaan yang dipimpinnya untuk terus konsisten dalam memastikan penyimpanan, pengolahan, serta pengelolaan lalu lintas data di berbagai platform Qiscus sesuai dengan standar global yang dikeluarkan International Standard Organization (ISO).

“Harapannya, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan klien kepada kami, sekaligus menjadi added value pada layanan multichannel chat dan SDK yang kami sediakan,” tutur Delta, dalam pernyataannya, dikutip Minggu (15/8).

Sementara itu, riset yang dirilis oleh Risk Based Security (RBS) pada Januari 2021 menyebutkan, dibandingkan tahun 2019, jumlah data yang diretas pada 2020 naik signifikan hingga 141%. Lonjakan ini menjadi yang terbesar sejak 2005, tahun pertama RBS mengeluarkan riset terkait kebocoran data.

Di Tanah Air, setidaknya terdapat lima-tujuh kasus kebocoran data sepanjang tahun 2020, dengan akumulasi jumlah data bocor mencapai ratusan juta data. Hampir serupa dengan tahun sebelumnya, hingga akhir Juni 2021, sudah ada beberapa dugaan kasus kebocoran data yang disorot oleh media dengan jumlah ratusan juta data.

Hitungan kasar tersebut juga telah divalidasi dengan adanya laporan yang dirilis Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), lembaga yang secara resmi memantau keamanan siber nasional di Indonesia, berjudul ‘Laporan Hasil Monitoring Keamanan Siber’.

Menukil laporan tersebut, setidaknya terdapat 495.337.202 serangan siber terjadi di Indonesia tahun 2020. BSSN mendeteksi serangan terbanyak berasal dari aplikasi penyusup dan ilegal (malware trojan) yang merusak sistem dan mencuri data.

Cegah Kebocoran

Agar dapat mencegah kebocoran data, perusahaan pun direkomendasikan untuk mengikuti serangkaian aturan standar pengamanan data yang telah ditetapkan oleh lembaga terpercaya, seperti ISO dengan standar manajemen pengelolaan informasi ISO 27001.

Sertifikat ISO 27001, yang merupakan alat bukti berstandar internasional, hanya bisa didapatkan oleh perusahaan, atau lembaga setelah berhasil melewati proses audit secara menyeluruh.

Di Indonesia, kewajiban perusahaan untuk memastikan keamanan datanya, terutama data konsumen, diatur secara spesifik melalui instrumen hukum peraturan mentri.

Dua di antaranya, yaitu Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2016 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

Mengikuti rekomendasi dan aturan di atas, Qiscus melalui BSI Group Indonesia melakukan audit internal untuk memastikan praktik pengelolaan informasi perusahaan sudah sesuai dengan global best practice yang ditetapkan ISO.

Setelah lolos melewati serangkaian pengecekan, secara resmi, BSI Group Indonesia pun memberikat sertifikat ISO 27001 kepada Qiscus di awal semester kedua tahun 2021.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN