Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba. (IST)

Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba. (IST)

Momentum Peringatan 20 Tahun, Kemkominfo Hadir sebagai Solusi

Selasa, 28 September 2021 | 20:42 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Momentum Peringatan 20 Tahun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang digelar pada Selasa (28/9) menjadi refleksi untuk mengambil peluang dalam menghadapi tantangan. Kehadiran Kemkominfo pun diharapkan sebagai bagian dari solusi bangsa.  

Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba menyatakan, momentum itu menjadi saat yang tepat untuk mensyukuri semua yang telah dicapai. Hal tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi guna mengambil langkah ke depan. 

“Kemkominfo harus berbenah diri secara internal, merapikan pola pikir, memperkuat kolaborasi, dan mengasa empati. Di masa menantang seperti ini, Kemkominfo harus hadir sebagai solusi bukan sebagai bagian dari masalah," ujar Mira, dalam sambutan Peringatan Ulang Tahun ke-20 Kemkominfo di Jakarta, Selasa (28/9).

Menurut dia, proses digitalisasi tidak hanya menciptakan peluang. Hal tersebut juga berpotensi membuka  kesenjangan di tengah masyarakat, terutama bagi yang belum terjangkau akses internet di masa pandemi Covid-19. 

Karena itu, Kemkominfo harus memberi jawaban yang cepat dan tepat melalui akselerasi transformasi digital secara merata bagi masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air. 

"Pandemi yang sudah berjalan hampir dua tahun ini harus disikapi dengan tepat dan cepat. Salah satu potensi dampak dari pandemi yang harus kita segera respons adalah digital paradoks yang menyebabkan melebarnya kesenjangan. Akses digital dapat memperkecil kesenjangan," tegasnya.

Dia melanjutkan, Kemkominfo saat ini berupaya menjawab kebutuhan masyarakat melalui peningkatan dan pemerataan kualitas layanan digital untuk mempermudah akses pelayanan publik. 

"Kualitas layanan kesehatan, atau pendidikan misalnya diharapkan lebih merata di seluruh Indonesia dengan bantuan konsultasi jarak jauh, maupun pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan akses digital,” jelas Mira. 

Pemanfaatan Teknologi  

Selain itu, Mira menyatakan bahwa aspek perekonomian juga akan terbantu melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya melalui platform perdagangan secara elektronik (e-commerce).

Transaksi e-commerce di Indonesia, selama tiga bulan awal tahun ini mencapai 548 juta transaksi dengan nominal Rp 88 triliun. Selanjutnya, sepanjang semester I tahun ini nilainya Rp 186,7 triliun dan hingga akhir tahun diperkirakan bisa mencapai Rp 395 triliun. 

Di tengah geliat ekonomi melalui platform e-commerce yang begitu masif, pemenuhan akses digital di masa pandemi menjadi sangat penting, dan bahkan, menjadi kunci penentu mempercepat pemulihan ekonomi.

"Bagi masyarakat yang dapat mengakses dan memanfaatkan layanan digital secara produktif akan pulih dari pandemi lebih cepat dari yang tidak dapat mengakses,” jelasnya. 

Karena itu, Kemkominfo meresponsnya dengan mempercepat penyediaan akses internet, antara lain melalui percepatan program BTS 4G, satelit Satria, Palapa Ring integrasi, farming dan refarming spektrum frekuensi radio, digitalisasi penyiaran, serta memperkenalkan kebijakan sharing infrastruktur dan spektrum.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN