Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu menara telekomunikasi untuk BTS 4G XL Axiata di Bali. (IST)

Salah satu menara telekomunikasi untuk BTS 4G XL Axiata di Bali. (IST)

Jaringan 4G XL Axiata Siap Sambut Pembukaan Kembali Pariwisata Bali

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:35 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Jaringan XL Axiata siap menyambut pembukaan kembali pariwisata di Bali setelah mati suri akibat pandemi Covid-19. Sebanyak 716 desa dan kelurahan di 57 kecamatan dan 9 kabupaten/kota di Bali kini telah terlayani jaringan 4G XL Axiata. Selain itu, perseroan mulai memperkenalkan jaringan 5G.

Meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, XL Axiata terus membangun jaringan di seluruh penjuru Bali. Tujuanya untuk peningkatan kualitas layanan data dan suara di wilayah perkotaan maupun perluasan ke area-area yang sebelumnya belum terjangkau layanan.

Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan, sama seperti yang dirasakan seluruh masyarakat dan pelaku industri wisata, XL Axiata juga sangat antusias dengan rencana pembukaan kembali pariwisata Bali setelah lama mati suri hampir dua tahun karena pandemi Covid-19.

“Untuk itu, jaringan XL Axiata sudah kami siapkan guna menyambut segala keperluan mendukung kembalinya para wisatawan, baik domestik maupun manca negara,” ujar Gede  Darmayusa, dalam keterangannya, Rabu (13/10).

Kini, di seluruh Bali, perseroan mengoperasionalkan lebih dari 6.600 BTS, sebanyak 2.400 di antaranya merupakan BTS 4G. Jumlah BTS 4G tersebut masih akan terus meningkat perluasan jaringan terus dilakukan di semua kabupaten yang ada di Bali.

Keberadaan jaringan 4G di seluruh desa/kelurahan di Bali tersebut juga merupakan implementasi atas komitmen XL Axiata untuk  turut mendorong peningkatan literasi digital bagi masyarakat yang bermukim hingga pelosok perdesaan.

Menurut dia, tersedianya jaringan internet yang berkualitas dan literasi digital yang terus meningkat akan mendorong produktivitas serta membantu masyarakat beradaptasi dengan berbagai sarana ekonomi digital.

 Gede Darmayusa melanjutkan, selain perluasan dan penambahan BTS, XL Axiata terus menambah kapasitas jaringan 4G, baik dari sisi radio maupun transmisi, serta melalui fiberisasi. Kini, sebagian besar BTS di Bali telah terfiberisasi dan akan terus meningkat.

Sementara itu, sejak awal tahun 2021 hingga saat ini, sekitar 497 BTS telah ditingkatkan kapasitasnya. Sebagai destinasi wisata kategori super prioritas sesuai penetapan pemerintah, XL Axiata juga akan memprioritaskan Bali untuk peningkatan infrastruktur.

Apalagi, Bali juga akan kembali menjadi lokasi penyelenggaraan puncak KTT G20 tahun 2022, sehingga dipastikan perlu dukungan jaringan telekomunikasi yang terbaik.

Selama setahun terakhir, di dalam bayang-bayang pandemi, trafik data XL Axiata di Bali tetap mengalami peningkatan sekitar 16%. Kenaikan trafik tertinggi ada di Singaraja dan Denpasar sebagai ibukota provinsi.

Jaringan Berkualitas

Di sejumlah kawasan wisata paling populer di Bali, perseroan secara khusus pun memastikan kualitas jaringan datanya. XL Axiata telah menyiapkan jaringan 4G di Sanur 22 BTS, Kuta 13 BTS, Nusa Dua 39 BTS, Ubud 13 BTS, Kintamani 12, Seminyak 18, Jumbaran 19, Canggu 15, dan Nusa Penida sembilan BTS.

Untuk menopang kebutuhan Denpasar sebagai kota terbesar dan teramai, perseroan mengoperasikan 331 BTS. Sementara itu, untuk Bandara Internasional Ngurah Rai, XL Axiata telah siap dengan 11 BTS 4G, Pelabuhan Tanjung Benoa empat BTS 4G, dan Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk sebanyak tiga BTS 4G.

Semua desa wisata yang popular sebagai tujuan pelancong juga sudah terlayani oleh jaringan 4G XL Axiata, termasuk di antaranya Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu (Kabupaten Bangli), Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar (Kabupaten Buleleng), dan Desa Sidatapa, di Kecamatan Banjar (Kabupaten Buleleng).

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN