Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO dan Co-Founder Kata.ai, Irzan Raditya (kiri). (IST)

CEO dan Co-Founder Kata.ai, Irzan Raditya (kiri). (IST)

Kata.ai Berikan Solusi Percakapan Semua Bisnis

Kamis, 25 November 2021 | 19:07 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kata.ai, pelopor teknologi conversational artificial intelligence (AI) dan natural language processing (NLP) di Indonesia, terus melakukan pengembangan dan inovasi teknologi AI dan chatbot untuk membantu ketahanan semua sektor bisnis dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen di tengah pandemi Covid-19.

“Tentunya, kami tidak hanya beradaptasi dalam memberdayakan UMKM, tetapi kami juga mendukung untuk memberdayakan korporasi dan start-up dalam mengembangkan bisnis melalui teknologi AI dan chatbot,” kata CEO dan Co-Founder Kata.ai, Irzan Raditya, dalam konferensi virtual, Kamis (25/11).

Saat ini, lanjut dia, Kata.ai telah memiliki berbagai layanan, mulai dari Kata Platform, Whatsapp Business API, QIOS, dan Kata Omnichat yang memberikan solusi untuk berbagai masalah.

“Lebih dari 750 juta percakapan dan 18,6 juta pengguna aktif Kata.ai setiap bulannya. Kami telah dipercaya oleh berbagai industri untuk membantu perkembangan bisnis,” tuturnya.

Kata.ai merupakan perusahaan conversational AI yang memiliki fokus pengembangan teknologi untuk memahami percakapan manusia secara alamiah, sehingga memungkinkan interaksi yang lebih baik dan lebih produktif antara manusia dan komputer.

Teknologi NLP milik Kata.ai kini pun telah dimanfaatkan untuk mengembangkan chatbot dari berbagai perusahaan besar di Indonesia.

Beberapa di antaranya Telkomsel, Indosat Ooredoo, Bank BRI, Pertamina, Blue Bird Group, dan KFC Indonesia, perusahaan teknologi OVO, Midtrans, Warung Pintar, dan Wahyoo, sampai dengan sektor publik dan pemerintahan, yakni BPJS Kesehatan, BKPM, Kemendikbud, dan Kemenparekraf.

INTERACT 2021

Sementara itu, melalui acara tahunan Kata.ai, INTERACT 2021 yang mengusung tema Empowering Businesses through Digital Interaction Today, Kata.ai mengadakan diskusi mengenai perkembangan teknologi percakapan AI untuk berbagai skala bisnis, baik untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), korporasi, maupun start-up.

INTERACT 2021 merupakan diskusi lanjutan mengenai pertumbuhan dan perkembangan teknologi percakapan AI selama pandemi dalam 18 bulan terakhir. Dampaknya yang telah mengubah perilaku konsumen untuk terbiasa dalam melakukan interaksi dengan bisnis secara daring (online).

Kata.ai memberikan dukungan dan solusi untuk para pelaku industri yang berjuang untuk mencapai ketahanan bisnis di masa pandemi Covid-19. UMKM menjadi salah satu industri yang cukup terdampak dengan situasi saat ini. Hampir seluruh UMKM di Indonesia mengalami penurunan penjualan yang signifikan.

Untuk mendukung ketahanan bisnisnya, Kata.ai membantunya melalui berbagai teknologi percakapan, mulai dari platform chatbot berbasis AI dan NLP, solusi WhatsApp yang terintegrasi, sampai dengan layanan omnichannel yang memiliki berbagai fungsi untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai industri.

 “Didorong dari kondisi UMKM saat ini, kami menemukan data bahwa sebesar 70% UMKM Indonesia harus menghadapi tantangan cukup besar yang mengakibatkan penurunan angka penjualan,” ujar Irzan.

Menjawab tantangan tersebut, pihaknya ingin memberikan solusi kepada UMKM dengan memberikan respons cepat dan interaksi digital untuk mempertahankan dan menjaga hubungan baik dengan konsumen.

“Dengan mengembangkan platform yang mudah dijangkau, yaitu Whatsapp Business API dan QIOS, kami harap layanan ini dapat membantu dan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis UMKM,” pungkas dia.

Mereka bisa memperluas jaringannya dan meningkatkan pengalaman belanja konsumennya. Para pelaku UMKM pun tetap dapat mengembangkan bisnis secara lebih terintegrasi dengan bantuan teknologi berbasis percakapan yang Kata.ai kembangkan.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN