Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf. (IST)

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf. (IST)

Google Sediakan Beasiwa IT US$ 2 Juta untuk Indonesia

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:16 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Google, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, melalui acara Google for Indonesia 2021, pada Kamis (2/12), mengumumkan mitra keuangan mikro barunya serta hibah senilai US$ 2 juta kepada INCO, untuk mendukung pelatihan IT para pencari kerja dan pemulihan ekonomi di Indonesia.

Hibah yang diberikan oleh lengan filantropi perusahaan Google.org tersebut akan membantu INCO guna melatih 10.000 orang Indonesia melalui program Google IT Support Certificate di platform pembelajaran online Coursera.

Google IT Support Certificate adalah sertifikat karier level profesional yang paling dicari di Coursera. Program ini akan memberikan kemampuan siap kerja dan landasan yang bagus untuk memulai karier baru,” ujar Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf.

Menurut dia, dukungan Google kepada INCO akan membantu memberdayakan generasi muda agar dapat memanfaatkan banyak peluang kerja di tengah perekonomian digital yang sedang tumbuh pesat saat ini.

Sebagai penerima hibah, INCO bermitra dengan Yayasan Plan International Indonesia untuk menyediakan beasiswa IT Certificate melalui program bernama INCO Academy - Work in Tech.

Mereka juga akan membantu para peserta kurang beruntung untuk menyelesaikan kursus online tersebut dengan sukses. Selain itu, Google.org akan memfasilitasi upaya sukarela dari karyawan Google dan menyediakan donasi nonfinansial untuk membantu para peserta program saat menjalani kursus online.

Google IT Support Certificate dapat membantu orang-orang Indonesia mendapatkan kemampuan yang diperlukan untuk memulai karier sebagai system analyst, database administrator, network engineer, IT specialist, atau teknisi help desk,” imbuh Randy.

Dia pun berharap, akses ke kredensial karier tersebut dapat mempermudah anak muda dalam mengatasi tantangan yang dihadapi seiring perekonomian Indonesia yang beranjak keluar dari dampak pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Google juga mengumumkan bahwa 490 lulusan program Bangkit yang prestisius telah mendapatkan pekerjaan di bidang terkait. Lebih dari 2.500 anak muda Indonesia telah menyelesaikan program Kampus Merdeka setelah menjalani 700 jam kursus di bidang machine learning, komputasi awsan (cloud), dan pengembangan sistem operasi seluler Android.

“Kami juga senang sekali bisa mengumumkan bahwa melalui kemitraan dengan GoTo, Traveloka, dan 15 partner universitas, kami sekarang kembali membuka pendaftaran untuk kelas Bangkit ketiga yang akan dimulai Februari 2022,” jelas Randy.

Usaha Mikro

Sementara itu, Google juga memberikan informasi terbaru tentang pembiayaan usaha kecil/miro (UMi/Small Business Resilience Fund) yang diluncurkan pada 2020 melalui kemitraan dengan Kiva.

Dari total US$ 10 juta modal pinjaman yang disediakan tahun lalu bagi usaha kecil di seluruh Indonesia, tahap pertama, sejumlah US$ 3,5 juta akan diberikan kepada partner keuangan mikro Google, yakni Koperasi Mitra Dhuafa (Komida).

Koperasi dengan 324 cabang di 13 provinsi di Tanah Air tersebut memiliki spesialisasi dalam pemberian pinjaman hingga Rp 20 juta kepada perempuan prasejahtera di kawasan perdesaan yang ingin memulai usaha sendiri.

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kolaborasi Google dengan Kiva, dengan nilai US$ 10 juta atau Rp 147 miliar diakuinya kecil dibandingkan program pemerintah untuk usaha mikro (Umi) Rp 17 Triliun. Namun, program ini sangat membantu, terutama  dalam membantu UMKM yang begitu besar di Indonesia.

“Dengan kerja sama antara pemerintah yang telah memberikan perhatian luar biasa bagi UMKM melalui program program pemberdayaannya, dan juga swasta, termasuk dengan menggunakan teknologi digital, kita berharap ekonomi Indonesia, terutama UMKM dapat pulih dan bangkit kembali,” terang Sri Mulyani, yang menjadi keynote speaker di acara tersebut.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN