Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
XL Axiata luncurkan program Desa Digital Nusantara. (IST)

XL Axiata luncurkan program Desa Digital Nusantara. (IST)

Adaptasikan Masyarakat Desa dengan Ekonomi Digital

XL Axiata Perkenalkan Program Desa Digital Nusantara

Kamis, 16 Desember 2021 | 21:24 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Operator telekomunikasi XL Axiata meluncurkan program baru Desa Digital Nusantara (DDN). Program ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan desa dan komunitas melalui adopsi teknologi digital ke seluruh eleman kehidupan desa. Pada tahap awal, program digulirkan di Desa Tanjung Pakis yang berlokasi di pesisir Utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O Baasir mengatakan, saat ini, masyarakat semakin memasuki era ekonomi digital. Namun, tidak semua dinilai siap menghadapi era ini, terutama yang di perdesaan.

Karena itu, melalui program tersebut, XL Axiata berupaya untuk memaksimalkan lagi usaha-usaha pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan sarana digital agar lebih siap masuk dan meraih manfaat dari ekonomi digital.

“Implementasi program ini sekaligus menjadi wujud dukungan kami kepada upaya pemerintah mengakselerasi adopsi digital oleh masyarakat hingga ke pelosok perdesaan,” ujar Marwan, dalam virtual conference, Kamis (16/12).

Dia memastikan, DDN akan menjadi program yang berkelanjutan. Bahkan, XL Axiata berkomitmen kuat untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi digital di tingkat perdesaan seiring dengan pembangunan jaringan internet cepat 4G yang semakin meluas.

“Jadi, program ini juga mencakup penguatan ekosistem digital hingga di perdesaan,” imbuhnya.

Dalam mengimplementasikan program tersebut, XL Axiata mendapatkan dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Karawang. Google Indonesia dan Facebook Indonesia juga memberikan dukungannya.

“Tanjung Pakis menjadi pilihan atas pertimbangan desa ini memiliki potensi besar untuk maju di era digital, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Di sini, ada potensi mulai perikanan, tambak, wisata, hingga UMKM. Komunitas penggerak ekonominya beragam dan aktif. Produk yang hasilkan juga punya nilai jual tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Desa Tanjung Pakis menjadi lokasi landing station sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Echo. SKKL ini dibangun secara bersama oleh Facebook (Meta), Alphabet Google, dan XL Axiata.

Edukasi Warga

Pada tahap awal, program DDN mencakup aktivitas bersifat edukasi untuk meningkatkan literasi digital warga, pembangunan fasilitas umum, instalasi sarana dan prasarana digital, hingga pemberian donasi.

Akvititas edukasi yang diberikan akan berupa Kelas Inkubasi Sisternet bagi warga perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terdapat enam sesi dengan sasaran peserta warga perempuan yang merupakan pelaku, atau pengelola UMKM.

“Melalui kelas ini, mereka akan mendapatkan pengetahuan dan bimbingan memanfaatkan solusi digital untuk meningkatkan pengelolaan bisnis, peningkatan produktivitas, hingga peningkatan pemasaran produk. Kelas ini akan dibimbing oleh fasilitator Sisternet yang sudah bersertifikat,” ungkap Marwan.

Selanjutnya, ada edukasi dan sosialisasi pemanfaatan aplikasi Laut Nusantara. Aplikasi ini memudahkan nelayan menangkap ikan di laut melalui fitur yang bisa menunjukkan titik-titik lokasi keberadaan ikan. Ada tiga sesi sosialisasi yang akan diberikan bagi warga yang bermata pencaharian nelayan.

XL Axiata juga akan membagikan bantuan perangkat gadget untuk mengakses aplikasi Laut Nusantara. Topik edukasi meliputi penggunaan aplikasi untuk mendukung kegiatan melaut, diversifikasi usaha nelayan, serta pengenalan alat tangkap ramah lingkungan.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN