Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi satelit Satria. (IST)

Ilustrasi satelit Satria. (IST)

Satelit Satria Menangi Penghargaan Telecom Deal of the Year 

Jumat, 24 Desember 2021 | 17:28 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Program pembangunan infrastruktur telekomunikasi satelit multifungsi berkecepatan tinggi Satria yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Bakti) memenangi penghargaan untuk kategori Kesepakatan Telekomunikasi Tahun Ini (Telecom Deal of the Year) pada ajang PFI Awards 2021 untuk kawasan-Asia Pasifik.

Direktur Bakti Anang Latif mengatakan, penghargaan itu menegaskan pilihan teknologi satelit untuk mengikis kesenjangan digital di Indonesia berada dalam jalur yang benar dan tepat.

“Kami bersyukur atas penghargaan bergengsi ini. Penghargaan ini menegaskan bahwa visi untuk membangun semua titik di Tanah Air tanpa kecuali, pilihan teknologi satelit yang sesuai dan strategi pembiayaan Satria terbukti sudah pada jalur yang benar,” ujar Anang  di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (24/12).

Menurut dia, penghargaan itu memberikan semangat Bakti untuk tetap mengawal jalannya pembangunan satelit Satria agar bisa segera mengorbit dan memberi manfaat tepat pada waktunya.

“Penghargaan ini diberikan untuk kawasan Asia-Pasifik. Namun, di kawasan lainnya tidak terdapat kategori telekomunikasi. Jadi, praktis ini adalah penghargaan global yang membanggakan,” tandasnya.

Anang menjelaskan, Satria merupakan proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) satelit pertama di Indonesia. Bahkan,  Project Finance International (PFI) menyebutkan bahwa Satria sebagai inisiatif dan Kesepakatan Telekomunikasi Asia-Pasifik PFI Tahun Ini

“(Jadi) Telecom Deal of the Year. PFI melihat bahwa dalam tantangan berat yang dihadapi, termasuk pembatasan mobilitas selama pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia berhasil mengumpulkan pinjaman US$ 431 juta dengan tenor 12 tahun untuk menjamin pembangunannya,” ungkap dia.

Dalam laporannya, PFI menyampaikan bahwa timing pembangunan proyek KPBU satelit broadband Satria senilai US$ 545 juta sangat tepat.

“Sebab, selama pandemi Covid-19 mengharuskan pembatasan mobilitas di mana-mana, dan alat komunikasi telah membantu kita tetap waras karena menyediakan sarana untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman, dan kolega, serta tetap produktif karena pekerjaan dapat dilanjutkan,” imbuhnya.

Proyek satelit Satria merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh konsorsium yang terdiri atas Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Pintar Nusantara Sejahtera, Nusantara Satelit Sejahtera, dan Dian Semesta Sentosa. Konsorsium ini memenangi tender terbuka yang diadakan oleh pemerintah Indonesia secara internasional.

Output layanan satelit ini adalah penyediaan layanan kepada operator VSAT yang akan meneruskan layanan ke pengguna akhir,” tutur Anang. 

Manfaat Satelit

Satelit Satria akan dimanfaatkan oleh Bakti untuk menyediakan layanan internet broadband, termasuk akses Wi-Fi gratis, ke lebih dari 150.000 titik layanan publik yang belum terlayani, antara lain sekolah, rumah sakit, dan pemerintah daerah di beberapa lokasi paling terpencil di Indonesia.

Sementara itu, pendapatan proyek akan berupa pembayaran ketersediaan dan Dana Penjaminan Infrastruktur Indonesia  (Indonesia Infrastructure Guarantee Fund/IIGF) yang memberikan jaminan atas pembayaran biaya ketersediaan dan sebagian dari pembayaran terminasi berdasarkan perjanjian KPBU.

Pemberi pinjaman yang ditandatangani pada 24 Februari tahun ini tersebut terdiri atas Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Korea Development Bank, HSBC, dan Santander.

Sedangkan BPI France Assurance Export memberikan perlindungan kepada bank-bank komersial tersebut. Ini merupakan pembiayaan sektor swasta pertama AIIB di Indonesia dan pembiayaan satelit pertama oleh AIIB dan KBD secara global.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN