Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Theodorus Ardi Hartoko, Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) (memegang mic) dalam acara Media Briefing Mitratel, di Jakarta, Senin (10/1).

Theodorus Ardi Hartoko, Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) (memegang mic) dalam acara Media Briefing Mitratel, di Jakarta, Senin (10/1).

Mitratel Siap Dukung Operator Telekomunikasi Implementasi 5G

Senin, 10 Januari 2022 | 15:35 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), perusahaan penyedia menara telekomunikasi di Indonesia siap mendukung operator telekomunikasi di Indonesia untuk mengimplementasikan teknologi 5G. Mitratel juga siap melakukan scale up penggelaran 5G seiring dengan tumbuhnya kebutuhan 5G di Indonesia.

“Jadi untuk 5G, saya rasa, readiness antara operator dengan kita sudah sangat siap, dan tentunya scale up dari penggelaran seiring dengan tumbunya services akan kebutuhan itu, akan terus kita lakukan,” kata Pratignyo Arif Budiman, Chief Operations Officer Mitratel di Jakarta, Senin (10/1).

Menurut Pratignyo, secara prinsip teknologi 5G memiliki tiga services, yaitu, broadband capability, rich communication, dan ultra low latency. Dua dari tiga services tersebut telah dimiliki oleh teknologi 4G.

“Jadi dua dari tiga itu sudah bisa di-cover oleh 4G. Sehingga yang menjadi kunci adalah services yang ultra low latency. Sampai saat ini kebutuhan untuk services itu belum begitu besar, tetapi Telkomsel dalam hal ini dan juga beberapa opeartor lain sudah mulai melakukan piloting. Dan kita support untuk piloting 5G. Jadi itu untuk menunjukkan bahwa kita sudah mampu mendukung teknologi 5G,” ujar Pratignyo.

Sementara, Chief Business Officer Mitratel Noorhayati Candrasuci mengungkapkan, Mitratel merupakan operator menara yang unik. Karena, sebagian besar menara telekomunikasi terletak di luar Pulau Jawa, yaitu mencapai 58%. Sehingga, Mitratel berkomitmen untuk fokus memperluas pasar ke luar Pulau Jawa.

“Jadi kalau dilihat salah satu yang unik dari Mitratel adalah kepemilikian 58% tower yang berlokasi di luar Jawa, dan itu adalah sesuatu yang unik dari Mitratel,” ungkap Noorhayati.

Selain itu, sebanyak 10 ribu tower Mitratel merupakan hasil akuisisi terhadap tower Telkomsel, yang pada umumnya memiliki market share yang besar di luar pulau Jawa. Sehingga, operator yang bukan Telkomsel dapat dengan mudah melakukan co-location pada tower milik Mitratel yang ada di luar pulau Jawa.

“Dari situ operator lain, terutama yang big tree itu akan follow the market leader dan pada saat mereka akan melakukan ekspansi di luar Jawa, di situ Mitratel sudah hadir. Jadi tidak perlu lagi membangun baru lagi,” tutur Noorhayati.

Tak hanya itu, tingkat kepeminatan terhadap tower-tower eks Telkomsel yang sekarang sudah jadi milik Mitratel juga tinggi.

“Jadi mereka akan datang ke kita untuk melakukan co-location di tower-tower di luar Jawa, sehingga mereka sangat berkesempatan untuk lebih memperluas coverage di luar Jawa dan go to market timing yang lebih cepat, karena tinggal co- location di tempatnya eks Telkomsel di Mitratel,” jelas Noorhayati.

Noorhayati juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan join planning session dengan operator-operator non Telkomsel, dan mereka sudah konformasi akan melakukan ekspansi di luar Jawa. Karena wilayah luar Jawa, merupakan the next area of growth.

“Dan mereka memiliki tingkat kepeminatan yang tinggi terhadap tower-tower kita yang tadinya non shareble sekarang menjadi shareble,” tegas Noorhayati.

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN