Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menghadiri Webinar Siaran Pendidikan Social Enginering Pro 1 RRI Ende secara virtual dari Jakarta Pusat, Selasa (18/1). (Foto: Humas Kemenkominfo)

Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menghadiri Webinar Siaran Pendidikan Social Enginering Pro 1 RRI Ende secara virtual dari Jakarta Pusat, Selasa (18/1). (Foto: Humas Kemenkominfo)

Melalui Literasi Digital, Kemenkominfo Dorong Publik untuk Kuasai Teknologi

Kamis, 20 Januari 2022 | 20:37 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus menggencarkan Gerakan Nasional Literasi Digital untuk menjangkau 50 juta masyarakat pada 2024. Melalui literasi digital, Kemenkominfo juga mendorong masyarakat untuk menguasai teknologi digital yang berkembang.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi Politik Philip Gobang mengatakan, program literasi digital merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah untuk mendorong kemampuan publik dalam menguasai dan menggunakan teknologi digital.

“Melalui program literasi digital ini memang pemerintah memperhatikan kepentingan publik. Karena itu semua upaya dilakukan oleh pemerintah dengan merancang berbagai program terkait untuk memberi pemahaman kepada publik, sehingga aware, dan betul-betul terlibat dan memperhatikan berbagai perubahan saat ini,” kata Philip, seperti dikutip dari laman Kominfo.go.id, Kamis (20/1).

Menurut Philip, program literasi digital relevan dengan perubahan dan perkembangan era digital yang menjadi bagian dalam kehidupan manusia.

Sehingga pada saat yang sama, masyarakat harus menyadari apa yang perlu dilakukan ketika menghadapi berbagai perubahan tersebut.

“Karena itu, program-program yang dirancang atau yang disediakan oleh Kemenkominfo memang dimaksudkan untuk itu, bahwa masyarakat punya kesempatan untuk mendapatkan pemahaman yang benar bagaimana menggunakan teknologi yang serba canggih di era digital ini,” ujar Philip.

Philip menjelaskan, melalui literasi digital masyarakat didorong untuk menumbuhkan kreatifitas diri maupun kreatifitas komunitas. Termasuk juga inovasi-inovasi yang muncul dari komunitas.

“Itu semua didorong sedemikian rupa sampai ke tahap lanjutannya. Jadi misalnya kalau sudah terbentuk satu komunitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dimulai oleh komunitas anak muda, maka keberlanjutan dari UMKM itu juga akan mendapat pendampingan dari berbagai program lainnya dari pemerintah,” jelas Philip.

Dari sisi pemerintah, kata dia, berbagai kementerian dan lembaga telah menyediakan program-program pelatihan lanjutan terkait dengan upaya untuk mendorong generasi muda menanfaatkan teknologi digital.

“Mari kita gunakan semua platform yang ada untuk meningkatkan atau menumbuhkan kreatifitas dan inovasi. Di Kemenkominfo juga tersedia program yang mendorong bertumbuhnya startup, itu juga kesempatan bagaimana generasi muda memanfaatkan teknologi baru di era digital ini untuk kepentingan sosial-ekonomi yang lebih luas,” jelas Philip.

Philip menambahkan, platform digital yang ada bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan dan mengembangkan kreativitas dan inovasi di era digital saat ini.

“Jadi hal-hal seperti itu tersedia, tinggal kita bagaimana mengaksesnya dan akses untuk hal-hal seperti itu juga terbuka karena tersedia di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook dan sebagainya,” tandas Philip.


 


 


 

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN