Menu
Sign in
@ Contact
Search
(ki-ka) Co-Founder McEasy Raymond Sutjiono dan Hendrik Ekowaluyo

(ki-ka) Co-Founder McEasy Raymond Sutjiono dan Hendrik Ekowaluyo

McEasy Tawarkan Teknologi dengan Harga Terjangkau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:16 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - McEasy, startup manajemen dan pelacakan logistik pintar, menawarkan teknologi pelacakan armada kendaraan dengan harga yang terjangkau. Kini, dengan biaya berlangganan kurang dari Rp 100.000/bulan/kendaraan, perusahaan berarmada dapat melacak dan mengendalikan kendaraan menggunakan solusi inovatif Vehicle Smart Management System (VSMS) dari McEasy.

Co-Founder McEasy Raymond Sutjiono menerangkan, VSMS McEasy menggunakan Global Positioning System (GPS) tracker. Bukan merupakan teknologi baru, GPS tracker bagi kendaraan awalnya berfungsi untuk melacak posisi kendaraan dan merekam data perjalanan. Seiring dengan naik daunnya industri logistik, McEasy pun meningkatkan fungsi GPS tracker agar dapat memaksimalkan operasional dan mendorong digitalisasi sektor logistik.

Dia menambahkan,  VSMS adalah tracker kendaraan berbasis GPS yang tidak hanya berguna bagi perusahaan besar. Perusahaan dengan armada yang lebih kecil, seperti Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang bergerak di bidang logistik, dapat memanfaatkan solusi digital ini.

"VSMS mendigitalisasi proses logistik sehingga penggunanya dapat menghemat biaya operasional hingga 30% dan meningkatkan potensi pendapatan usaha," ucap Raymond dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (25/1).

VSMS McEasy menggabungkan GPS tracker dengan fleet management software. Selanjutnya, software besutan McEasy ini menyediakan analisis data untuk membantu pelanggan memonitor aktivitas kendaraan, memantau kondisi kendaraan dan mengendalikan kendaraan secara real-time 24/7 dan terotomasi.

Secara umum, performa industri logistik dan rantai pasok di Indonesia belum sebaik negara lain di Asia. Salah satu tantangan di industri ini adalah proses konvensional dan manual masih banyak diterapkan oleh industri serta sistem yang belum terintegrasi. Padahal, industri logistik Indonesia diperkirakan akan mencapai US$ 156,1 miliar pada 2023.

Raymond menjelaskan, proses logistik yang terotomasi membuat operasional lebih mudah dan lebih efisien bagi pihak-pihak yang terlibat. 

"Karenanya, kami menawarkan skema biaya berlangganan VSMS McEasy yang cukup kompetitif, kurang dari Rp 100.000/bulan/kendaraan. Kami berharap agar berbagai jenis usaha – perusahaan besar hingga UKM logistik – dapat turut merasakan keunggulan dari manajemen logistik yang terdigitalisasi,” ujar dia.

Selain VSMS McEasy, startup berasal dari Surabaya ini juga menawarkan solusi digital TransportationManagement System (TMS) dan Smart Driver Apps. TMS McEasy adalah software cerdas terintegrasi untuk proses pengiriman barang yang efisien dan terpadu. Smart Driver Apps adalah aplikasi bagi pengemudi armada yang terlibat di dalam proses logistik perusahaan

Sejauh ini, sejumlah perusahaan besar dan UKM telah menggunakan solusi digital logistik yang telah dikembangkan McEasy. Salah satunya adalah PT Alam Baja Nusantara, sebuah UKM yang bergerak dalam bidang produsen baja ringan.

Direktur, PT Alam Baja Nusantara Dede Elin mengungkapkan, solusi digital yang ditawarkan oleh McEasy ini memudahkan mereka dalam melakukan perencanaan armada yang lebih baik dan meningkatkan akuntabilitas pengemudi armada kami.

"Hasilnya, kami dapat meminimalisir loss of sales hingga 75%. Walaupun berstandar global, fitur yang ditawarkan McEasy tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan kami dan karakter ekosistem rantai pasok Indonesia,” ungkap dia.

Sebagai penyedia solusi digital berbasis Software-as-a-Service (SaaS), McEasy mengembangkan software secara in-house sesuai dengan standar global di industri logistik. 

Saat ini, McEasy telah melayani pelanggan di area Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

Berdiri pada tahun 2017, McEasy mendapatkan putaran pendanaan awal senilai Rp 22 miliar (US$ 1,5 juta) dari East Ventures. Pada tahun  2022, perusahaan rintisan ini mematok target pertumbuhan minimal 4x lipat dari tahun 2021. 

Raymon mengatakan, komitmen McEasy adalah menghadirkan solusi digital terintegrasi dari hulu ke hilir dan dapat dengan cepat beradaptasi dengan karakter ekosistem logistik di Indonesia.

"Kedepannya, kami akan terus mengembangkan solusi terintegrasi kelas dunia yang memudahkan mitra kami mengoptimasi semua  proses logistik dan dengan biaya yang kompetitif,” pungkas Raymond.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com