Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Valiance Machine Learning

Valiance Machine Learning

Machine Learning Valiance Tawarkan Solusi Bisnis di Berbagai Bidang Industri

Kamis, 27 Januari 2022 | 02:47 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Valiance secara resmi tampil di lanskap bisnis Indonesia sebagai perusahaan konsultan machine learning. Berbeda dengan perusahaan serupa lainnya yang berspesialisasi dalam satu bidang saja, Valiance berpengalaman mengerjakan solusi-solusi di berbagai bidang berkat kultur riset mendalam.

Adityo Sanjaya, CEO dan Co-Founder di Valiance menuturkan bahwa solusi berbasis Machine Learning yang mereka kerjakan bersifat menyeluruh. Proses bisnis solusi itu mencakup analisis ketimpangan, akuisisi dan konstruksi data, pengembangan model, implementasi infrastruktur Machine Learning, hingga evaluasi dampak solusi terhadap bisnis.

Baca juga : GBG Raih Penghargaan Inovasi AI/Machine Learning Innovation Terbaik 2021

"Dalam merancang solusi bisnis, kami terbiasa merujuk pada research paper tentang machine learning. Kami pun selalu melibatkan subject matter expert di bidang industri terkait di dalam proses bisnis yang kami lalui," ujar pria yang akrab disapa Adit tersebut saat diskusi panelis tentang data- driven culture di perusahaan pada Rabu (26/1) di Jakarta.

Adit menjelaskan, setiap perusahaan sering dihadapkan pada situasi pengambilan keputusan krusial. Namun, Adit mendapati bahwa pengambilan keputusan di perusahaan sering dilakukan berdasarkan intuisi. “Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi tidaklah optimal. Nah, data-driven dapat menjadi sebuah kerangka kerja sebuah perusahaan untuk menurunkan business problem menjadi data problem, menguji hipotesis, lalu melakukan pengambilan keputusan berdasarkan data,” tutur Adit.

Anthony Amni, Head of Mid-Market & Enterprise Greenfi, AWS Indonesia mengatakan, penerapan data analytics dan machine learning itu biasanya ada di startup karena mereka early adopters. Namun sekarang, perusahaan non-digital pun sudah banyak mengadopsi fondasi data analytics dan machine learning. Cloud computing seperti AWS, telah berhasil mendemokratisasi adopsi data analytics dan machine learning selama beberapa tahun terakhir. Dari sisi biaya dan kepraktisan, cloud computing membuat proses adopsi ini menjadi lebih murah dan mudah.

Riyad Rivandi, CTO dan Co-Founder di Valiance, mengatakan solusi berbasis machine learning dari Valiance mampu menyelesaikan permasalah bisnis klien, baik dalam hal efisiensi waktu untuk tugas-tugas repetitif, menekan potensi kerugian biaya, maupun memprediksi risiko potensial. "Kami membuktikan hal ini dengan melakukan evaluasi performa solusi yang kami bangun terhadap hasil analisis ketimpangan yang telah dilakukan," ujar Riyad.

Baca juga :Amazon Web Services Dukung Pemanfaatan Teknologi Machine Learning

Riyad mencontohkan, sebuah solusi Machine Learning untuk credit scoring yang pernah dibangun mampu  memprediksi 50% Non Performing Loan (NPL) pada suatu lembaga keuangan mikro, yang nilainya setara dengan potensi kerugian Rp 100 miliar. Selanjutnya, solusi digunakan untuk mendeteksi risiko kredit pemohon dan merekomendasikan analis untuk menolak permohonan dengan potensi gagal bayar tinggi. Namun, performa solusi tetap harus dievaluasi secara berkala untuk menghindari rekomendasi yang buruk akibat pergeseran tren pemohon (data drift).

Selain credit scoring, Riyad menyebut solusi-solusi berbasis machine learning yang telah dikerjakan Valiance adalah anomaly detection, fraud detection, route optimization, computer vision, natural language processing, dan supply chain optimization. Sejauh ini, Valiance telah mengerjakan solusi machine learning di industri keuangan dan perbankan, logistik dan distribusi, media, ritel, pariwisata, agrikultur, dan otomotif. “Latar belakang klien yang telah bekerja sama dengan Valiance adalah perusahaan swasta, badan usaha milik negara, dan kementerian/lembaga pemerintah,” tutup Riyad.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN