Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bukaPO.

bukaPO.

Kurang dari 6 Bulan, Social Commerce bukaPO Tumbuh 2.500%

Jumat, 28 Januari 2022 | 19:12 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.idSocial commerce dari Bali, bukaPO yang didirikan saat ekonomi Bali mengalami pertumbuhan ekonomi -12% justru terus berkembang secara pesat. Setelah didirikan pada semester II tahun lalu, bukaPO mengalami kenaikan penjualan lebih dari 25 kali lipat dan hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan telah menjual lebih dari 300.000 produk usaha mikro dan kecil.

BukaPO didirikan untuk membantu usaha mikro dan kecil di Bali yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi Covid-19. Diperkirakan, hampir 50% usaha mikro dan kecil tutup akibat pandemi Covid-19. Selain itu, terjadi PHK dan pemotongan gaji karyawan yang relatif besar di Bali sampai dengan 80%.

Founder & CEO bukaPO Olaf Purvis mengatakan bahwa dengan sistem pre-order, bukaPO akhirnya mampu menampung banyak individu maupun para usaha mikro dan kecil yang ingin kembali berjualan makanan tanpa memerlukan modal besar dan tanpa adanya risiko keuangan.

Baca juga: Buka PO Dapat Pendanaan dari Bali Investment Club

Ibu Sophia misalnya, usahanya tutup akibat pandemi Covid-19 dan tidak sanggup lagi untuk membayar uang sekolah anaknya. Tetapi, ibu ini memutuskan untuk bergabung dengan bukaPO, sehingga bisa kembali berjualan cendol dan susu kedelai. Alhasil, dalam 4 bulan, dia sudah dapat menjual lebih dari 20.000 dengan pendapatan Rp 200 juta.

Para merchant cukup puas dengan layanan yang ditawarkan oleh bukaPO, apalagi bukaPO selalu mensubsidi diskon-diskon yang menarik tanpa membebani merchant yang sudah dalam kondisi sulit. Selain itu, bukaPO juga memberikan layanan flat ongkos kirim untuk wilayah Badung, Denpasar, dan Ubud, yaitu hanya Rp 10 ribu per trip. Olaf Purvis mengaku sangat senang dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi kepada para merchant yang telah bergabung dengan cara bergotong royong.

Baca juga: Siap-siap Pendiri Start-up, Mandiri Capital Bakal Gelontorkan Banyak Pendanaan di 2022

Selain itu, bukaPO juga mempunyai program kitaSatu dimana para merchant yang bergabung di bukaPO secara otomatis menjadi reseller produk-produk merchant lainnya yang ada di dalam platform dan bisa mendapatkan penghasilan sampingan sampai dengan Rp 5 juta per bulan.

Olaf mengatakan bahwa bukaPO terus membentuk ekosistem yang dapat mempermudah para merchant, seperti bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam pemberian pinjaman. Di samping itu, bukaPO menyediakan bahan baku untuk produksi yang dapat dibeli oleh para anggotanya dengan harga di bawah harga distributor.

BukaPO sendiri baru mendapatkan pendanaan putaran pertama dari Bali Investment Club pada September tahun lalu dan saat ini bukaPO dalam tahap pendanaan pre-series A melalui Bali Investment Club. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk ekspansi ke Pulau Jawa dan agar dapat meningkatkan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat yang lebih luas.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN