Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menara telekomunikasi. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Menara telekomunikasi. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Sesuaikan dengan PPN 11% Mulai 1 April

4 Operator Seluler Kompak akan Naikkan Tarif Layanan

Kamis, 31 Maret 2022 | 08:00 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Empat operator seluler di Tanah Air, yakni Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Smartfren, kompak akan menaikkan tarif layanannya mulai Jumat (1/4/2022). Namun, mereka lebih suka menyebutnya sebagai penyesuaian terhadap kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) oleh pemerintah dari sebelumnya 10% menjadi 11%.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) yang juga CEO Smartfren Merza Fachys mengatakan, rencana penyesuaian tarif layanan voice, SMS, dan kuota data, oleh operator seluler tersebut merupakan inisiatif masing-masing dan bukan sebuah kesepakatan yang berinduk di ATSI.

“Tidak ada itu kesepakatan (penyesuaian tarif terhadap PPN 11% oleh operator). Tidak ada kenaikan tarif. Tarif tetap sama, yang naik pajaknya (untuk Smartfren),” ujar Merza kepada Investor Daily, Rabu (30/03/2022).

Dia pun menegaskan, kali ini, rencana para operator seluler di Tanah Air hanya menyesuaikan tarif PPN layanannya yang dinaikkan oleh pemerintah dari 10% menjadi 11% berlaku mulai Jumat (1/4/ 2022). “Tarif artinya porsi yang menjadi bagian operator, pajak adalah porsi bagian pemerintah,” tegasnya.

Baca juga: 2022, XL Axiata Fokus Tingkatkan Keandalan Jaringan Internet

Vice President Corporate Communications Telkomsel  Saki H Bramono menambahkan, Telkomsel telah mempersiapkan rencana kerja, termasuk proses edukasi dan sosialisasi kepada pelanggan, terkait penyesuaian tarif layanan terhadap kebijakan PPN 11% mulai 1 April 2022 mengacu kepada UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang disahkan pada 29 Oktober 2021.

“Untuk itu, khusus kepada pelanggan layanan Telkomsel Halo (pascabayar), kami telah mulai melakukan sosialisasi mengenai rencana kenaikan PPN sebesar 11% mulai 1 April 2022 melalui pengiriman SMS notifikasi yang dilakukan pada 8 Maret 2022,” ungkap Saki.

Dia menjelaskan, rencana penyesuaian tersebut sesuai UU No7 Tahun 2021, salah satu aturan mengenai penetapan tarif tunggal untuk PPN. Kenaikan tarif PPN disepakati untuk dilakukan secara bertahap, yaitu menjadi 11% mulai 1 April 2022 dan menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025.

Telkomsel pun telah mendapatkan sosialisasi secara berkala dari Direktorat Jendral Pajak Indonesia, Kementerian Keuangan, mengenai penerapan aturan terkait itu, terutama mengenai kenaikan tarif PPN menjelang rencana penerapan mulai 1 April 2022.

“Telkomsel siap untuk melanjutkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan terlaksananya kebijakan yang dimaksud dan berkomitmen untuk senantiasa melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkala kepada pelanggan,” imbuh Saki.

Group Head of Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih, atau akrab dipanggil Ayu, juga mengiyakan bahwa XL Axiata telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan dan mitra bisnis akan memberlakukan besaran PPN menjadi 11% mulai 1 April 2022 untuk seluruh produk layanannya sesuai kebijakan pemerintah.

“Seluruh aktivitas transaksi bisnis yang dilakukan XL Axiata akan memberlakukan nilai PPN sebesar 11% sesuai dengan ketentuan dan aturan yang baru tersebut. Saat ini, yang akan kita sesuaikan adalah PPN-nya,” tutur Ayu.

Komitmen Indosat

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang mengatakan, terkait dengan rencana penaikan tarif PPN yang akan mulai berlaku 1 April 2022, sebagai wajib pajak, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) akan mematuhi setiap peraturan perpajakan yang berlaku.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelanggan, di antaranya melalui SMS notifikasi, informasi di lembar tagihan (billing statement) pelanggan postpaid, dan jalur komunikasi lainnya,” ujar Steve.

Baca juga: Catat, Ini Jadwal Telkomsel Upgrade Layanan 3G ke 4G

Dia juga mengaskan bahwa IOH berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan terbaik dan menghadirkan produk yang simpel, jujur, dan transparan bagi pelanggan. Hal ini sesuai misi perseroan untuk menghadirkan pengalaman telekomunikasi digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Sesuai dengan visinya menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia, lanjut Steve, IOH secara bertahap juga akan melakukan upgrade seluruh jaringannya menjadi 4G serta menggelar layanan 5G.

“Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kominfo (Kemenkominfo), yang mendorong pemanfaatan 4G sebagai backbone jaringan digital nasional,” imbuhnya. 

Dalam jangka panjang, IOH terus mendukung upaya pemerintah dalam pemerataan akses teknologi digital di Tanah Air. Perseroan pun memperkuat infrastruktur jaringan dengan penambahan 11.400 site BTS baru dan perluasan jangkauan jaringan ke 7.660 desa baru yang ditargetkan selesai pada akhir 2025.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com