Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Memasuki Kontestasi Demokrasi

Menkominfo Dorong Pers Sajikan Informasi Akurat

Minggu, 19 Juni 2022 | 21:26 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate secara khusus terus mendorong pers di Tanah Air agar bisa mentransmisikan berita dan informasi yang mampu menjaga soliditas nasional dengan menyajikan informasi akurat. Hal ini  ditujukan agar Indonesia yang akan memasuki kontestasi dan sirkulasi demokrasi berjalan dengan baik.

Dia menyampaikan, output kontestasi demokrasi diharapkan bisa menghasilkan para pemimpin secara hirarkis dan berjenjang, dari daerah dan pusat, pemimpin nasional dan kepala pemerintahan, sekaligus negara yang berkualitas sesuai tantangan dan kebutuhan zaman tahun 2024-2029.

Advertisement

“Kita butuh butuh konsolidasi dan kegotongroyongan untuk memperjumpakan titik-titik kekuatan yang terdistribusi agar bisa bersimpul menjadi sesuatu kekuatan yang dahsyat,” ujar Johnny, dalam “Seminar Kebangsaan: Pers, Partai Politik, dan Pemilu, di Jakarta Selatan”, dikutip Minggu (19/6/2022).

Baca juga: DPR Janji Kawal Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pemilu Rp 76,6 Triliun

Menkominfo mengakui, pers dan penyiaran yang menjadi pilar demokrasi memiliki peran penting. Kerja pers pun bukan hal yang mudah karena ada harapan untuk menjadi safe guard.

"Bukan pekerjaan yang gampang, di situasi seperti ini perlu tajam, cekatan, untuk bisa safe guard. Kita mempunyai pedang yang bisa dua matanya. Di samping tentu lembaga-lembaga negara lainnya, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan kuasi pemerintah lainnya,” ungkapnya.

Dia pun mengharapkan, situasi kontestasi demokrasi di Indonesia tetap terkendali dengan baik. Selama ini, proses tersebut dapat berlangsung dengan aman, dan ke depan, semua pihak juga mengharapkan akan menjadi pesta yang menggembirakan melalui kontestasi demokrasi yang harmonis.

“Di situlah peran pers dan media penting. Di situlah, peran pers dan media dalam seleksi informasi agar yang ditransmisikan kepada masyarakat tidak saja akurat dan tepat waktu. Tetapi, juga berdampak bagi kehidupan bersama kita sebagai Indonesia yang satu,” tandasnya.

Era Disrupsi

Di era disrupsi saat ini, Menkominfo menegaskan Indonesia perlu meletakkan dan menempatkan pers di tempat yang tepat. Hal ini diperlukan agar pers menjadi penyalur dan transmitter informasi yang akurat kepada masyarakat.

Menurut Johnny, pers juga mempunyai sisi koin yang lain untuk menjaga sustainability pers sebagai industri.

“Pers tidak saja berada pada sisi koin transmisi informasi, tetapi juga sebagai manifestasi ekspresi demokrasi dan saluran atau kebebasan berpendapat dan berserikat. Di sisi yang lain, pers harus menjadi industri yang bisa bertumbuh sehat,” ujarnya.

Baca juga: KPU: Dukungan Anggaran Jadi Indikator Utama Pemilu 2024 Tepat Waktu

Menkominfo menyampaikan, saat ini, media konvensional tengah menghadapi tantangan besar, terutama berkaitan dengan konvergensi dan level playing field yang sama.

“Kita tahu sama-sama itu, kita telah berdiskusi lama tentang itu. Perlu kita jaga antara konvensional dan the new commerce/atau the new media. Kita semua tahu itu, tetapi bagaimana memungkinkan satu arena yang baik bagi media agar pers sebagai industri sehat dalam misinya sebagai pilar demokrasi,” ungkap Johnny.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN