Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sidang ITU WRC-2019 di Sharm El-Sheikh, Mesir, pekan lalu. (Foto: Dok Kemenkominfo)

Sidang ITU WRC-2019 di Sharm El-Sheikh, Mesir, pekan lalu. (Foto: Dok Kemenkominfo)

3 Slot Orbit Satelit RI Diperpanjang

Abdul Muslim, Senin, 25 November 2019 | 08:39 WIB

JAKARTA, investor.id - Indonesia berhasil memperjuangkan perpanjangan penggunaan tiga slot orbit untuk satelit Palapa-C1-B (113 BT), Garuda-2 (123 BT), dan PSN-146E (146 BT) di forum World Radiocommunication Conference 2019 (WRC-19) yang berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, pekan lalu.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan, setelah melalui proses pembahasan panjang dari level sub working group, working group, dan committee, pada akhirnya,  Chairman WRC-19 membacakan keputusan sidang pada pleno ke-12 mengenai perpanjangan masa regulatori untuk filing satelit PSN-146E di slot orbit 146 Bujur Timur (BT) dan filing satelit Garuda-2 di slot orbit 123 BT.

“Sebelumnya, keputusan yang sama telah dibacakan oleh Chairman WRC-19 pada sidang pleno ke-10 tanggal 20 November 2019 untuk persetujuan perpanjangan filing satelit Indonesia lainnya, yaitu Palapa-C1-B di slot orbit 113 BT,” ujar Nando, panggilan akrab Ferdinandus Setu, dalam keterangannya, Sabtu (23/11).

Sidang WRC-19 kali ini dilaksanakan di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada  28 Oktober–22 November 2019. Agenda yang dibahas mencakup perencanaan frekuensi radio untuk keperluan seluler (International Mobile Telecommunication/IMT), satelit, penerbangan, maritim, kereta api, penginderaan jauh, High Altitude Platform System (HAPS), Radio Local Area Networks (RLAN), serta regulasi penggunaan slot orbit untuk satelit di Geo Stationary Orbit (GSO) maupun Non-GSO.  

Menurut dia, keputusan tersebut diambil berdasarkan persetujuan seluruh negara anggota Uni Telekomunikasi Internasional (International Telecommunication Union/ITU) setelah Delegasi Indonesia berhasil meyakinkan mengenai pentingnya filing satelit tersebut bagi Indonesia.

Dukungan diberikan karena Delegasi Indonesia juga telah berhasil merundingkan masalah koordinasi satelit dengan negara yang terdampak dengan filing satelit tersebut, yakni Australia, Uni Emirat Arab, Tiongkok, Malaysia, Luksemburg, Inggris, Prancis, Jepang, Republik Korea, Belanda, India, dan Papua Nugini.

Sidang WRC merupakan sidang yang dilaksanakan secara berkala oleh ITU setiap 3-4 tahun sekali untuk menyusun aturan dan rencana internasional mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio di masa depan serta menyusun peraturan internasional mengenai penggunaan orbit satelit.

“Hasil sidang WRC akan diadopsi dalam Peraturan Radio ITU yang menjadi acuan perencanaan penggunaan frekuensi radio nasional di Indonesia,” tambahnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA