Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A Pangerapan (Foto: Dok.PR)

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A Pangerapan (Foto: Dok.PR)

Imbas Paypal dkk Belum Mendaftar, Kemenkominfo Sampai Colek Dubes AS

Senin, 1 Agustus 2022 | 14:12 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus berupaya menghubungi platform Peyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat untuk segera mendaftar paltform bisnisnya di Indonesia. Bagi yang belum mendaftar, hingga Senin (1/8/2022), pukul 11.00 WIB, terdapat 7 PSE yang telah diputus aksesnya.

Namun, dari 7 platform tersebut, salah satunya, yaitu Paypal telah dibuka sementara supaya pengguna bisa melakukan migrasi dananya. Adapun 7 PSE yang dimaksud, Paypal, Steam, Dota, CS GO, Yahoo, Origin.com, dan Epic Games.

Terkait Paypal, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel A Pangerapan mengatakan, telah berupaya untuk menghubungi Kedutaan Besar Amerika Serikat (Dubes AS) di Jakarta untuk membantu komunikasi dengan Paypal agar dapat merespon pesan dari Kemenkominfo.

“Kami sekali lagi meminta kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan 5 hari kerja yang diberikan Kemenkominfo untuk masyarakat bisa memindahkan aset-asetnya di Paypal ke platform lain. Di saat yang bersamaan kami terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pengelola Paypal, karena sampai saat ini meskipun sudah dicoba untuk berkomunikasi dengan berbagai macam cara/jalur, Paypal sama sekali belum merespon,” kata Semuel melalui siaran pers, Senin (1/8/2022).

baca juga: Blokir Dibuka, Pengguna Paypal Disarankan Migrasi

Sedangkan, komunikasi dengan Steam, Dota dan CS Go sampai hari ini juga terus dilakukan. Para PSE tersebut dikatakan telah merespon email dari Kemenkominfo meskipun belum mengisi formulir pendaftaran seperti yang diminta sebagai prasyarat normalisasi.

“Untuk ketiga game ini, kami juga meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk mendorong supaya mereka segera merespon permintaan dari Kemenkominfo. Pihak Kedutaan sedang membantu untuk melakukan komunikasi tersebut,” ujar Semuel.

Semuel menambahkan bahwa respon dan itikad baik dari para pengelola ketiga game sangat penting agar para pengguna game tersebut bisa segera kembali menikmati layanannya di Indonesia.

“Kami optimis ketiga game ini kooperatif dan segera memenuhi kewajiban, sehingga bisa segera dibuka kembali”, tambahnya.

Sementara, terkait dengan Yahoo, Origin.com dan Epicgames yang juga merupakan perusahaan asal Amerika Serikat, Kemenkominfo juga telah melakukan berbagai macam upaya untuk menjangkau ketiga PSE tersebut. Namun sampai saat ini ketiganya juga tidak memberikan respon atas komunikasi dari Kemenkominfo. Dalam hal ini, kemenkominfo juga telah meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk memfasilitasi komunikasi dengan Yahoo yang bermarkas di Sunnyvale, Epicgame di North Carolina, dan Origins di Redwood City.

baca juga: PSE Privat Diwajibkan Mendaftar Paling Lambat 20 Juli 2022

“Kami juga memohon bantuan kedutaan besar Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan PSE tersebut mengingat upaya komunikasi yang dilakukan oleh Kemenkominfo selama ini dengan berbagai macam cara tidak mendapatkan tanggapan sama sekali,” tutup Semuel.

Sementara itu, hingga pukul 11.00 WIB, Senin (8/1/2022), terdapat 9.106 sistem elektronik telah terdaftar. Jumlah sistem elektronik ini didaftarkan oleh 5.419 PSE.

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com