Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rapid test Covid-19 untuk pekerja media di Kemenkominfo. (IST)

Rapid test Covid-19 untuk pekerja media di Kemenkominfo. (IST)

350 Pekerja Media Ikuti Rapid Test Covid-19

Abdul Muslim, Kamis, 9 April 2020 | 09:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Rosarita Niken Widiastuti menyatakan, sebanyak 350 pekerja media telah mengikuti tes cepat (rapid test) virus corona (Covid-19) yang digelar Kemenkominfo dan Halodoc. 

"Hari ini (Rabu, 8/4), pelaksanaannya mulai pukul 09.00 sampai dengan 16.00 WIB. Ada 758 pekerja media yang mendaftar dan yang telah datang melakukan rapid test sebanyak 350 orang. Semua kita layani dengan cara drive thru," ujar Niken di Kemenkominfo.

Menurut dia, layanan pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Halodoc. Selanjutnya, pemeriksaan juga dilakukan oleh tim Halodoc. Dalam pemeriksaan, peserta tidak perlu turun dari kendaraan pribadi masing-masing.

"Hasil pemeriksaan kemudian akan diberitahukan melalui aplikasi," tambahnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menuturkan, tes cepat dilakukan dengan sistem drive thru di Kantor Kemenkominfo agar menghindari penciptaan kerumunan dan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 tentang menjaga jarak fisik (physical distancing)

Pemeriksaaan bagi pekerja media itu diharapkan dapat menyajikan informasi awal tentang kondisi kesehatan pekerja media. Tes ini bukan untuk diagnosa Covid-19 secara langsung, melainkan untuk melihat respon antibodi yang ada dalam tubuh.

“Jadi, hasil pengukuran akan menjadi deteksi awal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kita selenggarakan untuk pekerja media karena salah satu profesi yang paling berisiko adalah mereka," tuturnya di tempat yang sama. 

Pegawai Kemenkominfo

Selain bagi pekerja media, Kemenkominfo juga menggelar rapid test bagi pegawai Kemenkominfo. Sebanyak 994 pegawai telah mengikutinya. Jika ditotal dengan pekerja media, tes cepat telah diikuti oleh 1.344 orang dalam tiga hari terakhir hingga Rabu kemarin. 

Rapid test Covid-19 merupakan metode pemeriksaan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, dalam penjelasan kepada media di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (25/3), menyebutkan bahwa rapid test tidak diarahkan untuk menegakkan diagnosis.

Karena, rapid test yang digunakan berbasis pada respons imunologi. “Kita tahu kalau virus masuk ke dalam tubuh kita, maka tubuh secara otomatis akan membentuk antibodi yang akan kita ukur, dan inilah yang kemudian akan dideteksi,” tuturnya.

 

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN