Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menara telekomunikasi. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Menara telekomunikasi. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

4 Operator Seluler Percepat Upgrade Jaringan 3G Menjadi 4G

Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:59 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com) ,Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Empat operator telekomunikasi seluler di Tanah Air, yakni PT Telkomsel (anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/ISAT), dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengalihan (upgrade) jaringan berteknologi 3G menjadi 4G/LTE.

Total base transceiver station (BTS) yang dimiliki oleh Telkomsel hingga akhir semester I-2022 mencapai 255.107 unit, atau tumbuh 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/YoY).

Perseroan telah memiliki 154.000 unit BTS 4G dan secara bertahap membangun BTS 5G pada akhir Juni 2022. Sementara itu, jumlah pelanggan Telkomsel pada akhir Juni 2022 mencapai 169,7 juta pelanggan, dengan pengguna mobile data 119,3 juta pelanggan.

Selanjutnya, pada akhir kuartal I-2022, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengoperasikan total lebih dari 206 ribu BTS, lebih dari 120 ribu di antaranya merupakan BTS 4G dan 56 BTS 5G. Selanjutnya, pada kuartal II-2022, total pelanggan seluler perseroan sebanyak 96,2 juta, meningkat 1,6 juta dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter on quarter/QoQ).

Operator seluler lainnya, XL Axiata memiliki total lebih dari 137 ribu BTS pada akhir kuartal I-2022, termasuk lebih dari 83 ribu BTS 4G di seluruh wilayah Indonesia dan layanan BTS 5G di 16 lokasi terbatas yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia. Terakhir, Smartfren mengoperasikan lebih dari 42.500 BTS yang seluruhnya (100%) sudah menggunakan teknologi 4G.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki Hamsat Bramono menuturkan, Telkomsel fokus pada pengembangan dan peningkatan jaringan yang ditujukan untuk peningkatan kenyamanan dan pengalaman pelanggan dalam mengadopsi gaya hidup digital. Perseroan pun menargetkan semua BTS 3G akan di-upgrade menjadi 4G pada akhir 2022.

“Sebagai penyedia akses jaringan broadband terluas untuk konektivitas digital di Indonesia, Telkomsel memiliki teknologi jaringan broadband terlengkap dan terdepan, khususnya 4G/LTE yang telah melayani lebih dari 96% wilayah populasi di Indonesia,” ujar Saki kepada Investor Daily, belum lama ini.

Baca juga: 2 Operator Seluler Digandeng Kemenkominfo Bangun BTS 4G di Wilayah 3T

Sejak awal 2022, perseroan secara bertahap dan terukur terus men-upgrade layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di seluruh wilayah, sejalan dengan arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan tetap mempertimbangkan kesiapan layanan 4G/LTE serta memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Dengan menggunakan layanan 4G/LTE, pelanggan dapat menikmati pengalaman aktivitas digital yang lebih baik dibandingkan dengan layanan 3G, seperti streaming video dan music digital, video conference, bermain game online, hingga layanan VoLTE yang akan memberikan pengalaman berbeda ketika menikmati layanan voice dan broadband secara bersamaan,” tutur Saki.

XL dan Indosat

Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih menambahkan, XL Axiata terus mengalihkan layanan 3G ke 4G secara bertahap, dan sampai saat ini, telah memenuhi target yang ditetapkan, yaitu hampir 100% pada kota-kota layanan 4G. 

Penataan ulang teknologi (technology refarming) dari jaringan 3G ke 4G perseroan akan dapat meningkatkan kualitas jaringan serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pelanggan dalam menggunakan layanan data. “Hingga kuartal-2022, XL Axiata memiliki sekitar 57% BTS di Jawa dan 43% nya di luar Jawa,” imbuhnya.

Sementara itu, jaringan 5G XL Axiata disebutnya memiliki banyak potensi pengembangan untuk use case yang dapat dinikmati pelanggan yang telah menggunakan smartphone berteknologi 5G yang sudah didukung jaringan di cakupan area khusus. 

SVP Head of Corporate Communications IOH Steve Saerang menyampaikan, perseroan terus mengedukasi pelanggan jaringan 3G mengenai besarnya manfaat ketika berpindah ke 4G, khususnya dalam peningkatan pengalaman koneksi internet yang lebih cepat dan stabil. Pada 2022, perseroan  pun mengalokasikan belanja modal sekitar Rp10 triliun untuk ekspansi dan upgrade jaringan.

“Hal tersebut juga sesuai dengan arahan Kemenkominfo kepada operator telekomunikasi untuk mematikan jaringan 3G secara bertahap, di mana kami akan mengikuti timeline yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Steve. 

IOH secara bertahap juga terus melakukan integrasi dan upgrade untuk seluruh jaringan 3G menjadi 4G serta menggelar layanan 5G. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia yang mendorong pemanfaatan 4G masih sebagai tulang punggung (backbone) jaringan digital nasional. 

Baca juga: XL Axiata Targetkan SKKL Echo Rampung pada 2023

Smartfren

VP of Network Operations Agus Rohmat mengungkap, saat ini, Smartfren mengoperasikan lebih dari 42.500 BTS yang seluruhnya sudah menggunakan teknologi 4G, sehingga memberikan pengalaman internet terbaik bagi pelanggan.

Coverage Smartfren di pulai Jawa telah mencakup 100% populasi. Adapun di Sumatera telah mencakup 65% populasi, Kalimantan 38% populasi, Sulawesi 45% populasi, serta Bali dan Nusra 79% populasi," ungkap Agus Rachmat.

Ke depan, Smartfren akan terus meningkatkan kualitas dan coverage jaringan layanan. Rencananya, Smartfren juga menggelar 5G tahun 2022 ini. Penggelaran 5G akan membuat pelanggan mendapatkan pengalaman internet yang “semakin kaya”.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com