Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dari kiri ke kanan: Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel Dudun Abdul Falah Sidiq, Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir, Executive Vice President East Area Sales Telkomsel Ronny Arnaz dan CEO Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) Andi Kristiantodi sela acara TED Fest di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (5/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Dari kiri ke kanan: Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel Dudun Abdul Falah Sidiq, Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir, Executive Vice President East Area Sales Telkomsel Ronny Arnaz dan CEO Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) Andi Kristiantodi sela acara TED Fest di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (5/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

430 Peserta Ramaikan TED Fest Telkomsel di Surabaya

Amrozi Amenan, Kamis, 5 Desember 2019 | 20:20 WIB

SURABAYA, investor.id -Telkomsel melalui Transformation Management Office (TMO) menggelar Transformational Expert Development Festival (TED Fest) di Dyandra Convention Center Surabaya pada 4-5 Desember 2019. Kegiatan bertema ‘We The People 4.0’ memberi kesempatan kepada 430 peserta yang terdiri karyawan Telkomsel tingkat Area, Regional dan Branch serta mahasiswa dan komunitas untuk memperoleh bekal yang cukup dalam menghadapi perubahan di era digital sekaligus menyiapkan mereka untuk menjadi pelaku usaha rintisan (startup) yang tangguh di masa mendatang.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir mengatakan, Telkomsel ingin melangkah bersama dengan masyarakat termasuk komunitas dan mahasiswa untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Bahwa, ke depan, akan ada banyak perubahan yang terjadi dan perubahan itu membutuhkan kemampuan yang berbeda.

“Tujuan dari TED Fest ini diantaranya memberikan kesempatan kepada orang untuk mengetahui tentang perubahan dunia apa saja yang akan terjadi dan bagaimana reaksi mereka menyambut perubahan itu. Dalam perubahan itu, dunia kerja berbeda, pun demikian dengan kompetensi yang dibutuhan. Kita selenggarakan acara ini untuk memberi wawasan kepada mereka seperti pasar nantinya,” katanya di sela acara TED Fest di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (5/12/2019).

Direktur HCM Telkomsel Irfan A Tachrir, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama peserta di sela acara TED Fest di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (5/12/2019). Foto:Amrozi Amenan.
Direktur HCM Telkomsel Irfan A Tachrir, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama peserta di sela acara TED Fest di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (5/12/2019). Foto:Amrozi Amenan.

Selain mendapatkan gambaran yang lebih pasti, lanjut Irfan, peserta TED Fest juga akan lebih cepat memahami tentang perubahan di masa mendatang dengan melihat sendiri perubahan yang ada sekarang seperti bagaimana semua kegiatan bisa dilakukan melalui handphone, mulai pembayaran, main game dan lainnya.

“Semua perubahan itu membutuhkan kapabilitas baru dan dengan mengetahuinya mereka akan terbuka untuk belajar. Nah di TED Fest ini mereka bisa tahu perubahan itu dan mempersiapkan diri menghadapi peruabahan itu,” tandas Irfan.

Dia menjelaskan TED Fest yang baru pertama kali digelar ini merupakan serangkaian konferensi, seminar, dan diskusi panel yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan baru, khususnya di bidang digital. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para peserta TED Fest menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi Industri 4.0 sekaligus memiliki daya saing di era digital yang disruptif ini.

“Tentu upaya Telkomsel menyiapkan mereka sebagai SDM yang unggul hingga menjadi pemain starup yang bisa bersaing ke depan tidak berhenti sampai di sini, karena Telkomsel juga punya program yang memfasilitasi lahirnya startup seperti IndonesiaNEXT, ” tandas Irfan.

Selama penyelenggaraan TED Fest sejumlah topik di bidang digital disajikan, seperti data science, data analytics, digital marketing, UI/UX, Internet of Things (IoT), hingga financial technology. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para peserta dalam mendalami berbagai kemampuan terapan yang penting untuk dapat mengembangkan diri mengikuti perkembangan Industri 4.0, khususnya pengaruhnya terhadap industri telekomunikasi dan bisnis digital.

Pemilihan topik-topik tersebut juga sejalan terhadap komitmen Telkomsel untuk dapat terus bergerak maju mengakselerasikan negeri dengan membantu pemerintah menyiapkan Indonesia menghadapi Industri 4.0.

Agar topik-topik tersebut dapat tersampaikan dan dipahami dengan baik oleh peserta, TED Fest menghadirkan sejumlah pembicara yang berkompeten di bidangnya. Beberapa pembicara yang membagikan ilmu dan pengalamannya di industri pada program tersebut meliputi Borrys Hasian (Director of DesignOps GoJek), Edward Killian (CMO LinkAja), Alamanda Shantika (Founder & CEO Binar Academy), dan Noni Purnomo (CEO Bluebird).

Melalui tagline Unbox, Upskill, dan Unleash, TED Fest tahun ini diharapkan seluruh peserta mampu mengeksplorasi, mengembangkan, dan melancarkan kapabilitas-kapabilitas yang menjadi fokus penting di Industri 4.0. Dengan begitu, upaya transformasi digital Telkomsel dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya dari sisi peningkatan kualitas portofolio layanan dan produk digital dari Telkomsel, namun juga mampu berperan aktif memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital tepat guna dalam menghadapi Industri 4.0,” pungkas Irfan.

Ke depan, guna menyebarkan spirit transformasi hingga ke pelosok negeri, Telkomsel akan menyelenggarakan TED Fest di beberapa kota lainnya di seluruh Indonesia. Salah satu kota yang akan dituju adalah Makassar pada 2020 mendatang, dengan topik yang diangkat meliputi talent secondment, software development academy, business intelligence clinic, dan pricing analytics clinic.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA