Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peta  site  yang down di Jabodetabek pascabanjir. (Sumber: Kemenkominfo)

Peta site yang down di Jabodetabek pascabanjir. (Sumber: Kemenkominfo)

99,8% BTS di Jabodetabek Sudah Pulih

Abdul Muslim, Selasa, 7 Januari 2020 | 21:05 WIB

JAKARTA, investor.id - Sekitar 99,8% base transceiver station (BTS) telekomunikasi seluler di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta Banten sudah pulih. Kondisinya sudah jauh lebih baik dibandingkan ketika puncak banjir terjadi pada Rabu (1/1) pekan lalu, sebanyak 10,7% dari total 22.867 BTS sempat mati.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan, dampak dari bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek yang terjadi pada Rabu (1/1) pekan lalu telah menyebabkan beberapa menara (site) BTS telekomunikasi seluler mengalami gangguan dikarenakan pemutusan aliran listrik oleh PLN berdasarkan faktor keamanan dan keselamatan.

“Kalau di bidang telekomunikasi, di awal hari bencana banjir, tanggal 1 Januari itu, memang dari total 22,867 BTS di Jabodetabek, 10,7% itu tidak berfungsi, karena power supply, listriknya yang tidak tersedia akibat banjir,” kata Johnny, saat memberikan bantuan kepada korban banjir di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Jln Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Selasa (7/1) sore.

Sementara itu, lanjut dia, berdasarkan laporan terbaru, pada Selasa (7/1), sekitar 99,8% BTS di wilayah Jabodetabek telah kembali berfungsi secara normal, sehingga layanan akses telekomunikasi sudah kembali bisa digunakan masyarakat.

“Pagi (Selasa 1/7) tadi, saya mendapat laporan bahwa BTS yang sudah berfungsi itu sebanyak 99,8%, yang belum berfungsi tinggal 0,2%, atau hanya tersisa 46 BTS dari total 22,867 BTS yang ada,” jelasnya.

Secara keseluruhan, masyarakat/pelanggan kini pun masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi meskipun beberapa menara BTS seluler mati karena memiliki backup power dan operator mengerahkan mobile backup power, atau genset portable. Selain itu, menara BTS yang mati di-cover oleh menara sekitarnya.

Sementara itu, dilihat dari sebarannya, dari 46 BTS yang masih mati dan belum beroperasi, terdiri atas di Jakarta Barat 20 BTS, Jakarta Selatan 3 BTS, Jakarta Timur 1 BTS, dan Jakarta Utara 2 BTS, Kota Bekasi 1 BTS, Kota Depok 9 BTS, Kota Tangerang 2 BTS, Kabupaten Tangerang 1 BTS, Kabupaten Bogor 4 BTS, Kabupaten Serang 1 BTS, Kabupaten Lebak 1 BTS, dan Kepulauan Seribu 1 BTS.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih down dengan menggunakan genset. Harapannya, BTS dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi masih belum aman.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA