Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks pemulihan Asia Tenggara dari dashboard ADA SEA COVID-19 Recovery Index. ( Foto: Istimewa )

Indeks pemulihan Asia Tenggara dari dashboard ADA SEA COVID-19 Recovery Index. ( Foto: Istimewa )

ADA: Pemulihan Bisnis di Indonesia Tercepat di Asia Tenggara

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 14:47 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – ADA meluncurkan dashboard terbaru yang menawarkan informasi berbasis data untuk membantu bisnis di Asia Tenggara bernavigasi dalam perubahan perilaku konsumen yang signifikan di tengah pandemi. Dalam temuan terakhir dari indeks pemulihan, terungkap bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan pemulihan bisnis yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan negara lainnya, di kawasan Asia Tenggara.

Pada temuan ADA per September 2021, Indonesia dan Kamboja hampir 90% beranjak pulih sejak titik terendahnya di bulan Agustus akibat varian Delta. Bangladesh pun telah melampaui situasi normal pra-pandemi, sementara Indonesia dan Kamboja diperkirakan ada di urutan berikutnya untuk mencapai kembali keadaan old normal.

Khusus di Indonesia, mobilitas di Pulau Jawa lebih cepat pulih jika dibandingkan dengan pulau-pulau lain. Pengunjung di gerai makanan dan minuman juga telah naik ke 110% dari tingkat sebelum Covid. Kendati pengunjung pusat perbelanjaan telah pulih sepenuhnya, ada penurunan penggunaan aplikasi bisnis dan produktivitas hingga 60% dari tingkat sebelum Covid. Sementara itu, penggunaan aplikasi kebugaran mengalami peningkatan hingga 140%.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) ADA, Srinivas Gattamneni, pandemi Covid-19 menyebabkan disrupsi besar terhadap konsumen yang memengaruhi caranya berbelanja, ke mana mereka pergi, dan apa yang mereka lakukan setiap hari.

“Kami membuat dashboard ini sebagai sumber bagi bisnis untuk memahami dan menanggapi new normal dalam ranah perilaku konsumen. Dashboard ini dapat berfungsi sebagai sebuah panduan mengenai perubahan sebelum dan sesudah pandemi dalam konteks berbelanja, penggunaan aplikasi dan mobilitas masyarakat. Dengan demikian, pemasar dapat mengubah strategi akuisisi dan retensi pelanggan mereka di kondisi yang terus berubah,” ujar dia dalam siaran pers, Jumat (8/10).

Migrasi konsumen ke ranah digital yang terjadi secara cepat menyebabkan banyak bisnis harus meraba dalam menentukan strategi pemasarannya. ADA pun berupaya untuk mendukung bisnis dalam mencapai tujuan, serta menjangkau audiens dengan langkah tepat dan terukur melalui pemanfaatan Platform Manajemen Data (DMP) ADA yang menggabungkan lebih dari 375 juta data dari perangkat unik.

Platform manajemen data milik ADA, XACT dimanfaatkan untuk menyusun Recovery Index dengan memproses data anonim dari jutaan perangkat seluler dan aplikasi. Selanjutnya, para pelaku bisnis dapat menggunakan dashboard tersebut untuk memandu mereka dalam pengambilan keputusan dengan cara mengamati mobilitas konsumen dan pola konsumsi digitalnya secara real-time.

Para pengguna dapat mengakses dashboard ini secara gratis. Melalui dashboard ini mereka juga dapat menelusuri tampilan regional hingga nasional baik, di Indonesia maupun delapan negara Asia lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Kamboja, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Setelah melalui fase serius selama beberapa bulan terakhir, sektor bisnis di Indonesia kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Hal ini didorong juga oleh percepatan program vaksinasi yang berdampak pada pelonggaran level PPKM sehingga kegiatan tatap muka secara bertahap kembali seperti semula.

“Selama masa transisi ini, ADA berusaha untuk membantu pelaku bisnis dalam membuat keputusan terbaik untuk terus bergerak mencapai targetnya. Dashboard ini merupakan perpanjangan dari usaha tersebut dan kami berharap agar dapat memberikan solusi bagi para pelaku bisnis,” ungkap Managing Director dari ADA Indonesia, Suraj Sivaprasad.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN