Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi domain .id (Sumber: Pandi/IST)

Ilustrasi domain .id (Sumber: Pandi/IST)

Akhir 2020, Domain .id Berjumlah 486.814

Rabu, 27 Januari 2021 | 19:32 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) mencatat, total daftar nama domain tingkat tinggi kode negara indonesia .id sebanyak 486.814 pada akhir 2020. Jumlahnya bertambah 133.909 (37,94%) dibandingkan tahun 2019 masih sebanyak 352.905 nama domain.

Angka tersebut melampaui 472.569 nama domain yang ditargetkan pada 2020. Persebaran nama domain .id terdiri atas 453.100 yang didaftarkan oleh masyarakat Indonesia dan 33.714 nama domain yang didaftarkan oleh masyarakat  mancanegara.

“Pencapaian kami tahun 2020 tidak luput dari mindset percepatan transformasi digital yang mengharuskan kita untuk beradaptasi dengan situasi anomali,” kata Ketua Pandi Yudho Sucahyo, melalui virtual conference, Rabu (27/1).

Menurut dia, pencapaian itu juga tidak lepas dari strategi Pandi yang terus meningkatkan kerja sama dengan mitra pendaftar (registrar). Pada 2020, Pandi memberikan akreditasi kepada tiga registrar baru, sehingga memiliki total 22 registrar.

Pandi pun menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, antara lain   Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan HAM, Pusinfolahta TNI, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, Persatuan Pelajar Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, serta institusi pendidikan dan komunitas seni-budaya.

Tak hanya itu, pertambahan nama domain .id juga dibarengi dengan upaya Pandi untuk memperkuat keamanan dan menanggulangi phising. Dalam praktiknya, Pandi bekerja sama dengan komunitas lokal maupun internasional.

Pada skala internasional, Pandi juga ikut berkontribusi dengan bergabung sebagai board member di Asia Pacific Top Level Domain Name Association. Selain itu Pandi telah mencetak tonggak sejarah baru dengan mengembangkan Sistem Registri Mandiri terpercaya dan tidak bergantung kepada pihak lain dalam pengelolaannya.

“Ini adalah bukti bahwa kedaulatan dan ketahan merupakan salah satu prioritas utama Pandi,” imbuhnya.

Sementara itu, Yudho juga mengungkapkan, dengan pencapaian tahun 2020, Pandi telah menyiapkan strategi yang optimistis untuk melebarkan volume pengguna nama domain .id di seluruh dunia mencapai 532.213 nama domain pada 2021.

Digitalisasi Aksara

Pada Desember 2020, Pandi telah melaksanakan selebrasi program Merajut Indonesia Melalui Digitalisasi Aksara Nusantara (MIMDAN), sebuah program untukmengupayakan proses digitalisasi tujuh aksara Nusantara, yaitu Jawa, Sunda, Bugis (Lontara), Rejang, Batak, Makassar, dan Bali.

Proses tersebut berupa pendaftaran ke Unicode sampai ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Saat ini, proses digitalisasi aksara Jawa tengah berjalan pada tahap pendaftaran di ICANN. Melalui program MIMDAN, Pandi ingin melestarikan budaya aksara daerah dan peningkatan literasi digital.

Selanjutnya, Pandi akan mendaftarkan aksara yang sudah terdaftar di Unicode menjadi Top Level Domain di ICANN agar bisa dipergunakan di internet. Digitisasi aksara di Unicode merupakan suatu standar teknis pengodean internasional mengenai teks dan simbol dari sistem tulisan di dunia untuk ditampilkan pada komputer, laptop, atau ponsel.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN