Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (mengangkat tangan) melakukan kunjungan ke NTT. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate (mengangkat tangan) melakukan kunjungan ke NTT. (IST)

Bencana di NTT Tak akan Hambat Pembangunan Infrastruktur TIK

Senin, 12 April 2021 | 20:02 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menegaskan, pembangunan infrastruktur TIK di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan tetap dilanjutkan walaupun tengah terjadi bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

Hal tersebut akan tetap dilakukan demi mempercepat transformasi digital di Indonesia. Menkominfo mengunjungi Kabupaten Flores Timur dan Lembata, NTT, Senin (12/4). Kunjungannya untuk memantau jaringan dan layanan telekomunikasi dan internet di daerah yang pekan lalu mengalami musibah bencana alam dan tanah longsor.

Selain itu, dia meninjau distribusi bantuan yang telah dikirimkan pekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, Menkominfo didampingi oleh Direktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Anang Latif dan Bupati Flores Timur Anton Hadjon.

“Pada tahun 2021, kita akan bangun 421 BTS 4G di NTT dalam rangka untuk terus mendorong transformasi digital,” ujar Johnny, dalam pernyataan penegasannnya,  Senin (12/4).

Hingga tahun ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah menyediakan 1.333 akses layanan internet di NTT. Sebanyak 130 di antaranya saat ini masih terganggu (down) karena masalah catu daya yang terdampak bencana.

Dalam situasi seperti itu, Bakti, badan layanan umum di bawah koordinasi Kemkominfo, pun telah merelokasi beberapa akses internet ke daerah-daerah terdampak untuk memprioritaskan koordinasi tanggap bencana.

Sementara itu, Bakti juga telah mengirimkan tim untuk merelokasi akses internet perangkat satelit (very small aperture terminal/VSAT) di lokasi pengungsian di Lembata dan Flores Timur.

VSAT mempermudah penyediaan akses internet agar koordinasi dan komunikasi masyarakat terdampak banjir besar dan juga para relawan, aparat, dan pemerintah daerah berjalan lancar.

“Selain ingin menyampaikan bela sungkawa, saya ingin memastikan bahwa infrastruktur telekomunikasi di NTT dapat pulih dan berfungsi kembali,” imbuhnya.

Dari sisi infrastruktur telekomunikasi, lanjut Menkominfo, di Provinsi NTT saat ini terdapat 2.794 BTS aktif. Dari jumlah tersebut, 450 BTS di antaranya terdampak bencana dan belum berfungsi dengan baik. Sejumlah 444 di antaranya milik operator seluler.

Selain infrastruktur itu, Bakti menyediakan puluhan unit ponsel satelit (satphone). Berdasarkan pengalaman mitigasi kebencanaan sebelumnya, Bakti selalu mengantisipasi sulitnya akses telekomunikasi dengan memanfaatkan teknologi satphone.

Pemulihan BTS

Mengenai operasional BTS milik Bakti, Johnny menyatakan, sebagian besar sudah pulih setelah ada pasokan listrik dengan menggunakan genset. Sedangkan BTS milik Bakti  yang masih down berjumlah enam dari total 156 BTS.

“Sebagian besar penyebab matinya BTS adalah karena ketiadaan listrik. Kita sudah coba menggunakan genset, namun itu pun sangat bergantung kepada pasokan bahan bakar,” ungkap Johnny.

Menkominfo juga menyampaikan, pemerintah dan operator seluler sudah mengupayakan perbaikan BTS sesegera mungkin berkolaborasi dengan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pasokan catu daya.

“Untuk tower yang roboh dan hanyut, jumlahnya ada enam, tentu saja dibutuhkan pembangunan kembali. Nanti, kita sesuaikan pembangunannya kembali dengan rencana relokasi penduduk yang terdampak. Sepertinya, relokasi yang disiapkan tidak terlalu jauh jarak dari lokasi sebelumnya,” tandas dia.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN