Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Layanan TI untuk Pemerintah dan Masyarakat BAKTI Kemenkominfo Danny Januar

Direktur Layanan TI untuk Pemerintah dan Masyarakat BAKTI Kemenkominfo Danny Januar

Berkat Akses Internet, Produk UMKM Warga Lombok Timur Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:41 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

LOMBOK, investor.id- Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3 T).

Salah satu pembangunan yang dilakukan adalah membangun infrastruktur di di Desa Sukarara, Lombok Timur. Infrastruktur telekomunikasi ini mampu menghubungkan akses internet kepada masyarakat setempat. Dengan akses internet tersebut, BAKTI mengoptimalkan potensi masyarakat setempat melalui pelatihan usaha mikro kecil dan menengah untuk berdagang di e-commerce, serta mengembangkan sumber daya manusia dengan berbagai program dan kurikulum.

Baca juga: BAKTI Kominfo akan Luncurkan 2 Satelit

Direktur Layanan TI untuk Pemerintah dan Masyarakat BAKTI Kemenkominfo Danny Januar mengatakan, dalam memberikan pelatihan digital bagi pelaku UMKM, Bakti telah bekerja sama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Idea dan menghasilkan 40 kurikulum yang bisa disesuaikan dengan segmen UMKM.

Tidak hanya pelatihan digital untuk UMKM, khusus di Desa Sukarara, Bakti juga mengadakan pelatihan bahasa Inggris untuk 500 warga dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata untuk menghadapi pemulihan sektor ini yang mulai terlihat.

Baca juga: BAKTI Kominfo Akan Bangun 1.974 Tower, Nilai Investasi Sekitar Rp 15 Triliun

"Bakti itu fungsinya sebagai enabler. Kita tidak mungkin bekerja sendiri, jadi kita ajak sebanyak mungkin pihak yang juga ingin melakukan hal yang sama," kata Danny di Lombok, NTB, Rabu (5/10/2022).

Bahkan, sejak 2019, BAKTI  telah melakukan pelatihan digital marketing kepada 30 UMKM di Desa Sukarara. Program yang dijalankan tersebut juga telah membuahkan hasil. Selain peningkatan omset, jangkauan pasar para pelaku UMKM di Desa Sukarare juga semakin luas, bahkan hingga ke luar negeri.

Pemilik UMKM Ombak Food Yosi menyampaikan, sebelum mengikuti pelatihan digital yang digelar Bakti, customer produk makanan olahannya hanya sebatas warga di sekitar Desa Sukarare. Namun setelah mengikuti pelatihan, kemudian mempraktekannya dengan memanfaatkan berbagai platform digital untuk berjualan, salah satunya melalui marketplace, jangkauan pasarnya menjadi lebih luas hingga ke luar negeri.

Baca juga: Akhir 2022, BAKTI Optimistis Bangun BTS 4G di 7.482 Lokasi

"Sebelumnya, saya tidak paham dengan digital marketing, sudah merasa nyaman berjualan offline. Tapi setelah ikut pelatihan, akhirnya saya paham kalau digital marketing itu penting. Seperti ketika pandemi Covid-19, kami bersyukur sekali masih bisa bertahan karena sudah menjalankan digital marketing," ungkap Yosi.

Selain digital marketing, Yosi mengatakan pelatihan yang dilakukan Bakti juga berfokus pada pengemasan produk agar terlihat lebih menarik. Melalui berbagai inovasi yang dilakukan, Yosi beberapa kali mendapatkan pesanan dari Singapura, Taiwan, hingga Jerman.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com