Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi dan alur kerja inovasi Beyond Fresh Filter. (IST)

Ilustrasi dan alur kerja inovasi Beyond Fresh Filter. (IST)

Mitigasi Gelombang Ketiga Covid-19

Beyond Fresh, Inovasi Teknologi Tata Udara Sehat untuk Rumah Sakit

Selasa, 23 November 2021 | 21:08 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Guna mendukung upaya rumah sakit dalam memitigasi gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia, PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), perusahaan business process outsourcing cucu dari PT Garuda Indonesia Tbk, menghadirkan inovasi indoor air engineering Beyond Fresh.

Beyond Fresh hadir sebagai sistem sirkulasi udara pertama di Indonesia yang diadopsi dari teknologi ruangan kabin pesawat terbang jenis terbaru untuk menekan risiko penularan covid-19 di dalam ruangan.

Dirancang oleh para pakar penerbangan Indonesia, Beyond Fresh mampu menonaktifkan aerosol pembawa virus dengan menggunakan sinar UV-C, penyaringan virus melalui filter HEPA, dan pengaturan sirkulasi udara sesuai dengan standar ACH.

The International Air Transport Association (IATA) juga menyatakan bahwa teknologi HEPA yang dipasang di pesawat efektif dan mampu menangkap 99,99% partikel, termasuk virus di udara yang terbawa ke dalam kabin pesawat setiap 2-3 menit, sehingga sangat tepat untuk diterapkan di rumah sakit maupun ruangan lain, khususnya di tengah pandemi seperti saat ini.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menyampaikan, terdapat sekitar 180.000 tenaga kesehatan di seluruh dunia yang meninggal dunia sejak awal pandemi berlangsung. Berdasarkan data dari LaporCovi19, tenaga kesehatan yang gugur di Indonesia juga mencapai lebih dari 2.000, dan mayoritas dokter dan perawat.

Direktur Utama PT GDPS Mohamad Arif Faisal mengatakan, peran tenaga kesehatan yang cukup krusial dan perjuangan yang tidak kenal lelah dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah menginspirasi kita semua.

“Hal ini membuat PT GDPS tergerak untuk mendukung perjuangan tenaga kesehatan dengan mendorong implementasi Beyond Fresh sebagai inovasi teknologi tata udara di rumah sakit,” ujar Arif Faisal, pada acara Pra-Kongres Ke-15 Seminar Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dikutip Selasa (23/11).

Sejalan dengan salah satu agenda PERSI dalam kongres ke-15, yaitu untuk membangun rumah sakit tangguh pandemi, Beyond Fresh dinilai menjadi solusi yang efektif bagi rumah sakit untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang memenuhi standar baku mutu mikrobiologi udara untuk rumah sakit.

Hal itu berdasarkan dan mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 7 Tahun 2019 (Kesling RS). Inovasi tersebut pun memberikan jaminan keselamatan bagi pasien dan tenaga kesehatan yang sedang bertugas di rumah sakit.

PT GDPS pun menyatakan komitmennya untuk mendukung strategi pemerintah dalam menangani peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Indonesia, yaitu dengan penyediaan fasilitas yang memadai melalui implementasi Beyond Fresh.

Beyond Fresh merupakan sistem instalasi tata udara yang diadopsi dari teknologi ruangan kabin pesawat terbang jenis terbaru dan telah terbukti uji lab oleh Kemenkes yang dapat meminimalisasi 98,97% virus serta bakteri di dalam ruangan.

Dukungan PERSI

Ketua Umum PERSI dr Kuntjoro Adi Purjanto, MKes, menuturkan, Pra-Kongres PERSI menjadi langkah awal dari suatu komitmen, yaitu Plan of action WHO yang diamanahkan pada Agustus 2021 dan merupakan salah satu dari 35 value yang diperjuangkan dari fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh dunia.

Rumah sakit pun perlu menyediakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi para tenaga kesehatan, salah satunya dengan tata udara yang baik dan sehat di seluruh ruangan.

“Kami berharap, inovasi teknologi sirkulasi udara Beyond Fresh ini dapat menjadi solusi ideal yang segera bisa diimplementasikan oleh seluruh pemilik rumah sakit di Tanah Air. Tujuannya agar tenaga kesehatan dan pasien dapat terhindar dari penularan virus Covid-19 di rumah sakit,” ucap dr Kuntjoro.

Rumah Sakit UIN

Sementara itu, Rumah sakit Haji Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi rumah sakit pertama yang telah menerapkan dan jadi percontohan inovasi teknologi Beyond Fresh.

Plt Direktur Utama RS Haji UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dr Andi Wahyuningsih Attas menegaskan, inovasi tata udara tersebut menjadi sangat penting dalam melindungi tenaga kesehatan yang sedang bertugas di rumah sakit.

RS Haji UIN Syarif Hidayatullah disebutnya menerapkan implementasi Beyond Fresh dengan memprioritaskan ruangan ICU/ICCU karena terdapat pasien infeksius. Tidak hanya karena mitigasi Covid-19, inovasi tata udara rumah sakit tersebut seharusnya menjadi perhatian untuk meningkatkan standar kualitas rumah sakit di Indonesia.

“Ke depannya, seluruh rumah sakit dapat menerapkan teknologi ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang akan berkunjung ke rumah sakit agar tidak tertular Covid-19,” tutur dr Andi.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN