Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BSSN. Foto: youtube

BSSN. Foto: youtube

BSSN Gelar Seminar Kepedulian Situasi Siber

Emanuel Kure, Kamis, 14 November 2019 | 07:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar seminar dan workshop dengan tema Peningkatan Kemampuan Deteksi Dini dan Koordinasi dalam Rangka Cyber Situational Awareness. Seminar digelar di Universitas Telkom Bandung, Jawa Barat, dengan menggandeng Indonesia Honeynet Project (IHP) pada Selasa-Rabu (12-13/11).

Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Aries Wahyu Sutikno mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan dan kapabilitas dalam bidang keamanan siber dengan terjadinya tukar pikiran dan pengalaman best practise, serta saling berbagi informasi antara akademisi, BSSN, IHP, dan peserta.

“Kami mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kita terkait keamanan siber, saling berbagi informasi terkait keamanan siber, dan berbagai potensi yang ada di Indonesia,” kata Aries, dalam keterangannya, Rabu (13/11).

Dia juga mengungkapkan tiga area kunci dalam kepedulian situasi keamanan siber (cyber situational awareness), yakni computing and network component, threat information, dan mission dependencies. Ketiganya akan membentuk network awareness, threat awareness, dan mission awareness.

Pertama, network awareness, merupakan aktivitas disiplin dalam membentuk konfigurasi, melakukan audit, dan melakukan update peralatan teknologi informasi. Kedua, threat awareness, bagaimana kita melakukan identifikasi dan mendeteksi ancaman, baik dari dalam maupun dari luar.

Ketiga, mission awareness, merupakan tindakan bagaimana melakukan planning, atau gambaran secara komprehensif tentang bagaimana mengoperasikan ruang siber ke depan mulai dari mengidentifikasi risiko sampai melakukan mitigasi.

Sementara itu, honeynet merupakan perangkat yang terdiri atas sebuah sistem yang dirancang untuk memikat penyerang dengan menjalankan fungsi dan interaksi yang sama dengan sistem asli, sehingga penyerang tidak menyadari sudah masuk ke dalam perangkap.

“Interaksi penyerang dengan honeypot direkam untuk digunakan sebagai sumber informasi dalam mempelajari teknik maupun jenis serangan yang digunakan sebagai antisipasi pada sistem yang sebenarnya. Sistem deteksi ini diharapkan dapat meningkatkan cyber situational awareness dalam segi threat awareness,” jelas Aries.

BSSN juga sangat mengapresiasi dilaksanaknnya kegiatan seminar dan workshop tersebut sebagai bentuk kolaborasi melalui berbagi informasi ke berbagai kalangan, khususnya kepada kalangan akademisi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan situational awareness untuk mengurangi adanya ancaman dalam bentuk human error maupun ancaman dari luar,” pungkas Aries.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA