Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Co-Founder Coding Bee Academy Eko Haripin dan  Catherine Alimsyah bersama Patner Coding Bee Academy Surabaya Husen Halim pada pembukaan Coding Bee Academy Cabang Surabaya, Sabtu (15/2/2020). Foto:Amrozi Amenan

Co-Founder Coding Bee Academy Eko Haripin dan Catherine Alimsyah bersama Patner Coding Bee Academy Surabaya Husen Halim pada pembukaan Coding Bee Academy Cabang Surabaya, Sabtu (15/2/2020). Foto:Amrozi Amenan

Coding Bee Academmy Perluas Jaringan ke Surabaya

Amrozi Amenan, Minggu, 16 Februari 2020 | 22:19 WIB

SURABAYA, investor.id- Coding Bee Academy, sekolah coding untuk anak-anak, memperluas jaringannya ke wilayah Indonesia Timur dengan membuka cabang pertamanya di Surabaya.

Co-Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin, mengatakan, berbagai apikasi digital di era industri 4.0  menuntut generasi muda untuk memperkaya diri dengan keahlian di bidang literasi digital. Salah satunya dengan memperluas akses pembelajaran computer science yang bisa diterapkan di usia dini. Dan coding atau pemrogaman menjadi bagian yang tak terpisahkan dari computer science tersebut.

Belajar coding itu sebenarnya membuat software atau piranti lunak yang dapat membantu banyak pekerjaan di era digital ini. Dengan belajar coding, anak-anak bisa mengendalikan komputer dalam berbagai bentuk mulai smartphone sampai laptop atau internet serta aplikasi digital untuk berbagai solusi. Kemampuan mereka membuat program ini juga akan menunjang karier mereka di masa depan. Mempelajari coding juga memperkuat kinerja akademik dan memungkinkan anak anda memperoleh kemampuan non-akademik (soft skill) seperti ketekunan dan keterampilan berorganisasi.

Murid-murid Coding Bee Academy Surabaya. Foto:Amrozi Amenan
Murid-murid Coding Bee Academy Surabaya. Foto:Amrozi Amenan

Banyak orang tua di Surabaya menyadari pentingnya pembelajaran pemrogaman itu bagi anak-anaknya , banyak orang tua di Surabaya mendorong anak-anaknya untuk kebutuhan mereka di masa mendatang.

“Kebutuhan inilah yang menjadi alasan kita untuk membuka cabang pertama Coding Bee Academy di Surabaya. Harapannya, anak-anak tidak lagi menjadi konsumen teknologi melainkan menjadi pencipta teknologi, bisa berkreasi menciptakan aplikasi sendiri,” kata Eko di sela pembukaan Coding Bee Academy di Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Eko, berbagai aplikasi digital, misalnya game, yang telah melekat dalam keseharian anak-anak telah mendorong untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemrogaman.

“Animo yang tinggi itu tercermin dari jumlah anak didik berusia 15-17 tahun yang mendaftar sebanyak 30 anak di awal pembukaan Coding Bee Academy. Kami optimistis sepanjang tahun ini kita bisa menjaring anak didik hingga 150 murid,” ujarnya.

Dikatakan, selama tiga tahun di Indonesia, yakni di Jakarta dan Bandung, dimana Surabaya merupakan cabang ke-9, tercatat sudah ada lebih dari 2.000 murid yang aktif dan lebih dari 20.000 aplikasi maupun software yang sudah dihasilkan.

Co-Founder Coding Bee Academy Eko Haripin dan  Catherine Alimsyah bersama Patner Coding Bee Academy Surabaya Husen Halim pada pembukaan Coding Bee Academy Cabang Surabaya, Sabtu (15/2/2020). Foto:Amrozi Amenan
Co-Founder Coding Bee Academy Eko Haripin dan Catherine Alimsyah bersama Patner Coding Bee Academy Surabaya Husen Halim pada pembukaan Coding Bee Academy Cabang Surabaya, Sabtu (15/2/2020). Foto:Amrozi Amenan

Untuk memperluas jaringan, selain menggandeng Lebih dari 80 sekolah nasional dan internasional di Indonesia, Coding Bee Academy juga mengadakan acara K12 Computer Science Education Fair, seperti yang akan digelar pada 6-8 Maret 2020 di, Jakarta. Tidak hanya menghadirkan olimpiade coding untuk anak TK-SMA, acara ini juga menghadirkan Smart Talkshow mengenai pentingnya belajar coding untuk masa depan anak-anak. K12 Computer Science Education Fair didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini.

“Di Surabaya, kita juga akan menggandeng sekolah sebagai partner kita,” tandasnya.

Patner Coding Bee Academy di Surabaya, Husen Halim menambahkan dengan konsep fun dan exciting yang diadaptasi dari Amerika Serikat dan Inggris, belajar coding tidak lagi sulit dan membosankan. “Mereka mulai dari basic, intermediate, dan advance sesuai dengan perkembangan usia anak,” pungkasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN