Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi 3DEXPERIENCE World 2021

Ilustrasi 3DEXPERIENCE World 2021

Dassault Systemes Gelar 3DEXPERIENCE World 2021

Selasa, 23 Februari 2021 | 19:48 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Gian Paolo Bassi, SOLIDWORKS CEO, Dassault Systèmes mengatakan, SolidWorks telah berkembang pesat untuk menghadirkan kebebasan untuk menciptakan sesuatu yang visioner.

Selain itu, SolidWorks memberi kekuatan luar biasa untuk menghubungkan aplikasi, informasi, dan orang-orang dalam satu platform cloud.

“Saat ini sangat penting kita dapat bekerja dari mana saja dan dapat menemukan semua yang dibutuhkan di satu tempat supaya bisnis Anda tetap berjalan dan terhubung dengan karyawan dan pelanggan, apa pun situasinya,” kata Bassi dalam acara 3DEXPERIENCE World 2021 baru-baru ini.

Dia mengatakan, ini semua tentang kebebasan untuk menciptakan resilience dan agility untuk segera bekerja dan menyelesaikan masalah apa pun di dalam bisnis.

“Pada tahun lalu untuk mengakselerasi transformasi digital, banyak bisnis menuju platform cloud untuk mendigitalisasi dan memvisualisasikan semua proses bisnis mereka. Karena kehadiran fisik tidak memungkinkan. Banyak yang kini mulai menggunakan platform terintegrasi, bukan produk yang berbeda,” katanya.

Menurut studi McKinsey, pada 2020, perusahaan-perusahaan harus mengambil tindakan luar biasa agar bisnis mereka tetap berjalan.

“Pertanyaannya, bagaimana transformasi digital membantu? Analisis McKenzie menyebutkan 3 outcome: Pemenang adalah perusahaan yang telah memulai teknologi digital, bagi yang tengah berada dalam perjalanan transformasi digital mereka harus memeriksa realitas saat ini, dan mereka yang belum mulai harus segera mulai,” katanya.

Studi ini juga mendapati bahwa agility dan flexibility adalah strategi utama berbagai perusahaan. Fokus bagi mereka yang melakukan investasi dalam bidang teknologi adalah ke solusi kolaborasi berbasis cloud, teknologi yang mampu menghubungkan semua supplier, manufacturing, logistic, dan konsumen, sehingga perusahaan dapat punya visibilitas, perencanaan, dan kontrol yang lebih baik.

“Kami telah menjanjikan berbagai produk lengkap yang aslinya dibangun pada platform kolaborasi kami. Kami awali dengan 3D Creator dan 3D Sculpture lalu beberapa bulan terakhir kami kembangkan aplikasi desain baru: 3D SheetMetal Creator, 3D Structure Creator, Product Document Creator, dan Product Communicator,” ujarnya.

“Saat ini, 3DEXPERIENCE terus mengembangkan aplikasi baru dalam lima domain baru, dari desain ke marketing, berkolaborasi dengan sister brand kami. Pada awal 2020 kami menguji batasan teknologi kami dengan Grand Challenge, lebih dari 600 orang berkolaborasi dari rumah dan melibatkan lebih dari 11.000 komponen,” tambahnya.

Agility dan flexibility adalah kunci transformasi yang penting selama situasi ini. Bagi banyak konsumen, pandemi artinya perubahan mendadak dalam prioritas bisnis.

Sebagaimana yang dialami oleh perusahaan Tessie Plastics pada April tahun lalu untuk mengantisipasi kebutuhan 10 juta unit vaksin per bulan. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, Tessie bisa mengubah warehouse mereka menjadi area manufaktur Class A dan dapat mulai berproduksi dalam waktu 15 pekan saja

Bernard Charlès, Vice Chairman of the Board & CEO, Dassault Systèmes mengatakan, pihaknya ingin terus menjaga harmonisasi antara produk, alam, dan kehidupan.

“Setahun yang lalu, kami berinvestasi sebesar US$6 miliar untuk merevolusi cara kita melakukan uji klinis. Dengan Medidata, saat ini Dassault Systemes sudah digunakan oleh lebih dari 60% perusahaan farmasi untuk menemukan solusi pandemi,” katanya.

Sebelum 2019, lanjut dia, butuh 15 tahun untuk menemukan vaksin baru. Kini kita bisa menguranginya menjadi 15 bulan saja melalui Medidata, sebuah platform kolaborasi.

“Dalam hitungan minggu, kami bisa menghubungkan FabLab dan para maker untuk menemukan alat respirator baru, simulated airflow di rumah sakit, membangun rumah sakit hanya dalam waktu kurang dari 10 hari, kita bisa memprediksi penyebaran virus, menemukan solusi baru melalui aplikasi di tengah platform kolaborasi,” katanya.

 

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN